Home / Ekbis / Bank Riau Kepri Laksanakan Lelang Jabatan

Bank Riau Kepri Laksanakan Lelang Jabatan

Bank Riau Kepri Laksanakan Lelang Jabatan
Humas Bank Riau Kepri for oketimes.com
Bank Riau Kepri libatkan delapan orang asesor untuk Assessment Reposisi Jabatan Pemimpin Cabang, Pemimpin Cabang Pembantu dan Pemimpin Kedai, Kamis (10/1/19).

Pekanbaru, Oketimes.com - Bank Riau Kepri libatkan delapan orang asesor untuk Assessment Reposisi Jabatan Pemimpin Cabang, Pemimpin Cabang Pembantu dan Pemimpin Kedai, Kamis (10/1/19).

Enam diantara asesor tersebut merupakan pakar perbankan yang juga mantan Direktur Utama (Dirut) dari BPD terbaik yang ada di  Indonesia yaitu mantan Dirut BJB Dr. Ir. H. Ahmad Irfan, SH, MBA, MM, MH, CWM, CPD, mantan Dirut Bank DIY Drs. Bambang Setiawan, Ak, MBA, mantan Dirut Bank Sumselbabel Muhammad Aidil, SE, MM, mantan Dirut Bank DKI, Kresno Sediarsi, mantan Dirut Bank Kalteng Yosapatasi, SE dan mantan Dirut Bank Bengkulu Wimran Ismaun. Sedangkan dari praktisi akademisi yaitu Prof, Dr, Ir, H. Irwan Effendi, M.Sc, Dr, Junaidi dan Dr, Hj, Sri Indarti, SE, M.Si.

Kegiatan ini dilaksanakan di Ballroom Dang Merdu lantai 4 Gedung Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri dengan melibatkan seluruh Pemimpin Cabang, Capem dan Kedai di Riau dan Kepri.

Pelaksanaan assesment ini sebagai Implementasi Bank Riau Kepri yang menerapkan prinsip Good Corporate Governace (GCG) yaitu menerapkan prinsip-prinsip keterbukaan (transparency), akuntabilitas (accountability), pertanggungjawaban (responsibility), independensi (independency), dan kewajaran (fairness).

Seluruh peserta yang mengikuti proses assessment ini memiliki kesempatan yang sama dan proses ini dilakukan dengan sangat transparan, diharapkan dengan pola seperti ini didapatkan calon pimpinan yang bagus dan dapat meningkatkan kinerja Bank Riau Kepri kedepannya.***

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.