Banjir Timpa Pedagang Pasar Bawah Wisata

Kemasi Dagangan : Setelah dilanda hujan kencang pada Minggu 29 Juli 2018 dini hari, sejumlah pedagang di Pasar Bawah Wisata Pekanbaru, mengemasi barang dagangan akibat air masuk ke basemant Pasar Bawah Wisata.

Pekanbaru, Oketimes.com - Hujan mengguyur kota Pekanbaru pada Minggu 29 Juni 2018 dini hari menyebabkan banjir di Pasar Bawah Wisata Pekanbaru. Banjir tersebut juga menggenangi basement yang digunakan setidaknya 100 pedagang berjualan.

Berkaitan banjir ini, Ketua Pedagang Pasar Bawah Wisata, Asri pada awak media menyebutkan bahwa banjir yang menggenangi tempat pedagang di basement gedung pasar bawah subuh tadi, adalah kejadian yang ketiga kalinya.

"Pasar bawah wisata merupakan ikon bukan saja untuk Pekanbaru tapi untuk Riau. Masyarakat yang pernah ke pasar bawah pasti mengerti bahwa basement itu dulunya adalah tempat parkIr dan sudah 3-4 tahun berubah fungsi menjadi kios tempat berjualan bagi pedagang," paparnya.

Sementara dua pedagang yang tak mau disebutkan namanya dan juga terkena dampak genangan banjir di basement pasar mengatakan bahwa mereka merugi atas kejadian banjir genangan ini, sebab kejadan itu sudah tiga kali terjadi selama beberapa tahun ini.

Dua orang pedagang tersebut, satu berjualan Gordyn dan satu berjualan mesin jahit dan kelengkapannya menambahkan mengatakan kejadian ini sangat merugikannya.

"Kami meminta kepada pengelola atau dinas pasar atau bahkan Walikota Pekanbaru bersedia bertanggungjawab memberikan kompensasi atas kerugian modal barang kami yang tidak dapat dijual lantaran rusak terdampak banjir yang masuk ke basement," pintanya.

Terpisah, Ketua dan Sekretaris Forum Komunikasi Pedagang Pasar (FKPP), Eri Wiria dan Alfius Zachawerus mencermati kejadian tergenangnya basement gedung pasar bawah.

"FKPP mencoba menjadi corong atau memediasi atas kepentingan pedagang yang terkena dampak banjir di basement pasar bawah wisata, bila memang diperlukan Kami siap mengawal para pedagang yang menjadi korban untuk berkomunikasi pengelola atau dinas terkait," pungkasnya. (mah)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait