Diduga Sumber Api dari Warung Lontong
10 Unit Rumah Semi Permanen dan Tiga Kios Ludes Dilahap Si Jago Merah di Meranti Pandak
Kondisi 10 unit rumah semi permanen serta 3 kios warung di Jalan Kenari RT 03 RW 05 Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai Pesisir Pekanbaru, usai ludes dilahap Si Jago Merah, Sabtu 30 Juni 2018 dini hari sekira pukul 01.15 Wib.
Pekanbaru, Oketimes.com - Diduga lupa mematikan api tunggu warung saat ditinggal pulang pemilik, sebanyak 10 unit rumah semi permanen serta 3 kios warung di Jalan Kenari RT 03 RW 05 Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai Pesisir Pekanbaru, ludes dilahap Si Jago Merah, Sabtu 30 Juni 2018 dinihari sekira pukul 01.15 Wib.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun sebanyak 10 unit rumah semi permanen dan tiga kios warung lesap seketika dilahap api. Apalagi api sangat cepat merembes ke rumah lainnya, lantaran bahan rumah tersebut kebanyakan berbahan dasar kayu.
Informasi yang dirangkum dari Polresta Pekanbaru, peristiwa kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh saksi SS alias Regar (48) tahun yang juga warga setempat dan AS alias As (53) tahun warga Jalan Yos Sudarso RT 004 RW 005 Kel. Meranti Pandak Kec. Rumbai Pesisir.
Kedua saksi sudah melihat api sudah dalam keadaan membesar di salah satu warung atau Kedai lontong milik Ibu Neli yang tidak lama kemudian menjalar ke warung atau kios serta dengan cepat merembes ke 10 rumah di sebelahnya.
Saksi bersama warga lainnya, memcoba untuk memadamkan api, namun apalah daya api dengan cepat merembes ke 10 rumah unit permanen dan tiga kios tersebut secara membabi buta dengan cepat dan tidak bisa terselamatkan.
Empat dari 10 pemilik unit rumah permanen yang terbakar tersebut diketahui milik dari ibu Nini (43) tahun, seorang Ibu rumah tangga (IRT) warga Jalan Kenari RT 03 RW 05 Kel. Meranti Pandak. Kemudian Nurma (72) tahun IRT, LIA, (39) tahun, dan Nanin (57) tahun IRT yang juga warga setempat.
Sedangkan 6 unit rumah semi permanen yang juga ludes terbakar saat ini masih belum diketahui pemliknya. Sementara 1 dari tiga pemilik warung atau kios yang terbakar diketahui milik dari ibu Neli dan 2 lagi masih tahap pendataan.
Tepat sekira pukul 04.00 wib, api baru dapat dipadamkan setelah 10 unit Damkar Kota Pekanbaru dikerahkan ke lokasi kebakarn. Akibat kejadian tersebut diduga pemilik rumah mengalami kerugian yang cukup besar yang saat ini masih belum bisa dihitung secara materil.
Kapolresta Pekanbaru KBP Susanto, SIK SH MH melalui Paur Humas Ipda Budhi Dianda saat dikonfirmasikan Sabtu 30 Juni 2018 siang, membenarkan adanya peristiwa kebakaran 10 unit rumah semi permanen dan 3 kios atau warung yang ludes terbakar pada Sabtu 30 Juni 2018 dinihari sekira pukul 01.15 Wib.
"Ya benar, kejadiannya tadi dini hari, sebanyak 10 unit rumah semi permanen dan tiga kios terbakar," ujar Budhi Dianda.
Terkai hal itu, petugas Polresta dan Polsek Rumbai Pesisisir sudah melakukan olah TPK, guna dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut.
Sementara untuk korban jiwa lanjut Ipda Budhi Dianda masih nihil, dan kerugian materil belum bisa ditafsir, karena masih dalam proses penyelidikan, sebab pemilik rumah dan kios masih tahap pendataan. (ars)

Komentar Via Facebook :