Masuk Masa Purnabakti

288 ASN dan Polri Polda Riau Ikuti Pelatihan Keterampilan

Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat memberikan pembekalan dan pelatihan keterampilan bagi Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan memasuki masa jabatan pensiunan (Purnabakti) tahun 2019-2020, di ruang Lancang Kuning, Hotel Furaya, Senin (21/08/2017).

Oketimes.com, Pekanbaru - Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara beserta pejabat utama menghadiri acara pembekalan dan pelatihan keterampilan bagi Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan memasuki masa jabatan pensiunan (Purnabakti) tahun 2019-2020, di ruang Lancang Kuning, Hotel Furaya, Senin (21/08/2017).

Kapolda Riau, menyebutkan sudah ada sebanyak 127 personel yang pensiun pada Bulan Agustus tahun 2017 ini. Sekitar lima persen berasal dari ASN, sementara tujuh persen dari personel Polri nya yang akan masuk masa Purnabakti di tahun 2019-2020.

"Untuk sekarang ini tahun 2019-2020 sudah ada 288 orang personel Polri dan ASN yang pensiun. Dari ASN sudah ada 20 orang atau lima persen dan Polri sendiri tujuh persen," kata Kapolda Riau pada awak media, Senin (21/8/2017).

Kata Kapolda Riau, ASN dan personil Polri yang sudah memasuki masa pensiunan ini, tidak lebih dari penerimaan yang dilakukan pihak Kepolisian Daerah (Polda) Riau, dan tidak ada penambahan. Misalnya pesiunya ada 250 personel, maka penambahan 250 juga.

"Pengrekrutan anggota personel tidak ada tambahan, tetap kalau 250 ya terimanya juga segitu. Kalau untuk ASN sendiri itu, langsung dari pusat yang rekrutnya," ulas Mantan Kapolda Maluku ini.

Selai itu terang Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini, masa bakti pensiunnya diyakini sudah saat usinyanya 58 tahun, begitu juga ASN Polrinya, namun mereka ini tidak mendapat pesangon.

"Tidak ada uang pesangonnya, hanya gaji pokok bagi pesiunan. Tunjangan juga tidak dapat," jelas Kapolda.

Hal yang sama sambung Kapolda Riau, juga berlaku bagi personel yang akan masuk masa pensiun, tidak diberikan modal untuk membuka usaha. Mereka akan dibekali dengan pelatihan dan keterampilan agar ke depannya dapat membuka usaha sendiri ataupun bisa membangun mitra dengan perusahaan.

"Personel yang pensiuan tidak dapat modal, namun mereka akan diberikan pelatihan dan keterampilan untuk membuka usaha sendiri yang dapat membangun mitra dengan siapa saja," pungkas Kapolda. (ars)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait