Bentuk Tim Penyidik Usut Kinerja Petugas dan Eks Karutan
Yasonna: Saya Ingin Mereka Rasakan Hidup di Penjara
Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna H Laoly (kanan) melepas seragam dinas sipir LP Cipinang, Imran (53) saat upacara pemecatan di lapangan Kemenkumham, Jakarta, Senin (8/6/2016) lalu. Imran dicopot dari jabatannya karena diduga terlibat peredaran narkoba di dalam penjara.
Pekanbaru, oketimes.com - Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sialang Bungkuk dan petugas lainnya sudah dinonaktifkan paska terjadinya kericuhan dan kaburnya 448 tahanan dengan cara mendobrak pintu Rutan, Jumat (5/7/2017) lalu.
"Karutan sudah dinonaktifkan. Pengantinya sudah dipersiapkan dan diharapkan bisa membuat perubahan yang baru," ujar Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly kepada awak media saat mengunjungi Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru, Minggu (7/5/2017) siang.
Yasonna juga menyebutkan tengah mengirim eks Karutan dan beberapa petugas Rutan sebelumnya ke Kakanwil Kemkum HAM Riau, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, terkait kinerja Karutan dan petugas terkait masalah pungli, serta pelayanan buruk terhadap tahanan yang menyebabkan para tahanan melarikan diri.
"Kita sudah membentuk tim, guna menyidik pokok permasalahan yang terjadi di Rutan. Jika terbukti mereka bersalah, saya mau dia (Karutan, red) juga merasakan apa yang dirasakan di dalam penjara. Apa rasanya," kesal Yasonna.
Selain itu, Yasonna meminta kepada seluruh Karutan/Kalapas di Indonesia, agar dapat mengevaluasi kembali dan langkah-langkah perbaikan di setiap Lapas.
"Bukan hanya di Pekanbaru saja, saya minta kepada seluruh Kalapas di Indonesia harus melakukan perubahan pelayanan. Tidak ada lagi hal buruk yang terjadi di Rutan," sebut Yosanna.
Lebih jauh kata Yasonna, kejadian melarikan diri ratusan tahanan adalah hal yang terburuk yang pertama kalinya terjadi di Pekanbaru, Riau.
"Baru kali ini saya baru mendengarkan kejadian seperti ini di Riau, ini nomor satu terburuk yang pernah terjadi di Pekanbaru," aku Yasonna. (ars)

Komentar Via Facebook :