Kondisi Memulih, Kinara Panggil Mama, Papa, dan Dua Kakaknya
Kinara (4) saat menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Medan. Kinara adalah balita empat tahun yang selamat dari pembunuhan sadis di rumahnya di Pasar I Gang Tengah, Lingkungan 11, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Sumatera Utara, Minggu (9/4/2017) dini hari.
Medan - Setelah menjalani operasi, kondisi kesehatan Kinara (4), semakin membaik. Balita yang selamat dari pembunuhan satu keluarga itu, sudah mulai makan, minum, dan juga belajar berjalan. Ketika terbangun dari tidurnya, Kinara langsung memanggil mama dan papanya.
"Setelah Kinara terbangun pasca operasi, yang pertama disebutnya mama dan papanya. Gadis cilik itu juga memanggil dua saudaranya, Naya dan Gilang," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting, Kamis (13/4/2017).
Kini, tugas tim medis selanjutnya adalah pemulihan mental balita yang selamat dari pembunuhan itu. Sebab, trauma yang dialaminya masih sulit dihilangkan.
"Mudah-mudahan mental anak itu cepat pulih dari traumanya. Operasi yang dilakukan itu, untuk pemulihan tulang kepalanya yang mengalami keretakan. Operasinya berhasil, tinggal menunggu proses pemulihan fisik saja," ujarnya.
Membaiknya kondisi kesehatan Kinara, tentu menjadi kabar yang sangat baik bagi kepolisian. "Pasti dong, jangankan pihak kepolisian, masyarakat pun turut bersukacita atas kesembuhan anak itu. Ini benar-benar mukjizat dari Tuhan. Anak itu selamat dari pembantaian keji," ucap Rina.
Sebelumnya, seorang ibu, anak, menantu, dan dua cucu dibantai di dalam rumahnya di Jalan Mangaan, Gang Benteng, Mabar, Kecamatan Medan Deli. Kinara, selamat dari pembantaian itu.***/mnc.

Komentar Via Facebook :