Pisah Sambut Danrem 031 Wirabima
Pangdam I/BB: Jangan Terulang Lagi Karhutla di Riau
Ramah Tamah Serah Terima Jabatan Danrem 031 Wirabima
Pekanbaru, oketimes.com - Komandan Korem 031/WB Brigjen Nurendi melakukan pisah sambut dengan Kolonel Infanteri Abdul Karim di Jalan Gajah Mada Pekanbaru. Pisah sambut juga dibarengi dengan pelantikan Danrem wirabima 031 yang baru.
Serah terima jabatan (Sertijab) ini turut dihadiri Pangdam I Bukit Barisan Mayjen Lodewyk Pusung, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Kapolda Riau Irjen Zulkarnain, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma Henri Alfiandi, Danlanal, Ketua DPRD Riau, Walikota, Bupati dan sejumlah Kapolres se-Riau.
Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen Lodewyk Pusung dalam sambutannya mengatakan, Provinsi Riau memiliki geografis yang strategis, salah satunya berdekatan dengan negara tetangga. Hal ini rentan dengan masalah perbatasan antar negara, serta tindakan ilegal, penyelundupan, Narkoba, perdagangan manusia.
Menghadapi tantangan tugas ini, keberadaan Korem 031 Wirabima harus bisa menjaga stabilitas supaya tetap kondusif, dengan meningkatkan kualitas, termasuk seluruh prajurit, serta dapat menjaga keharmonisan dengan pihak lain.
Mayjen Lodewyk Pusung juga menyinggung terkait rawannya potensi kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di Riau. Ia meminta agar Korem 031 Wirabima di bawah pimpinan Abdul Karim, agar dapat memberikan andil besar dalam menjaga agar tidak ada lagi asap.
"Jangan sampai terulang, tahun lalu kita semua mampu mencegah kebakaran lahan tidak terjadi di Riau. Semoga selanjutnya ini dapat dipertahankan," ungkap Pangdam I Bukit Barisan dalam amanatnya.
Serah terima jabatan ini juga diisi dengan tradisi Korps. Ratusan prajurit TNI berjejer, lengkap dengan senjatanya. Bahkan beberapa peralatan tempur diantaranya tank dan Artileri turut dipajang di Jalan Gajah Mada.
Hingga berita ini diturunkan, Apel masih digelar, dan ruas Jalan Gajah Mada masih ditutup untuk sementara waktu. Sertijab ini juga dimeriahkan dengan tarian kolosal terkait penanganan kebakaran lahan dan hutan, kesenian budaya dan sebagainya.***

Komentar Via Facebook :