Lurah Tanjung Rhu Salurkan Beras Miskin untuk Warga
Lurah Tanjung Rhu didampingi sebagian warga penerima raskin di kantor Kelurahan Jalan Hijrah, Senin (26/9/16).
Pekanbaru, Oketimes.com - Sebanyak 40 persen dari 2.337 Kepala Keluarga (KK) warga Kelurahan Tanjung Rhu, tergolong keluarga kurang mampu. Untuk itu melalui Badan Urusan Logistik (Bulog) dan Statistik Riau diharapkan dapat menambah kuota beras miskin (raskin) di wilayah tersebut.
Harapan itu disampaikan Lurah Tanjung Rhu Aris Nardi SH saat menyalurkan raskin di kantor Kelurahan, Jalan Hijrah Kecamatan Limapuluh Pekanbaru, Senin (26/9/16).
"Di berbagai kesempatan kita sudah menyurati Bulog dan Stastik Riau agar kuota raskin di wilayah berpenduduk 13.174 jiwa ini bisa ditambah. Namun pihak Bulog tak bisa berbuat banyak karena konon katanya kuota tersebut merupakan kebijakan pemerintah pusat," ujar dia.
Aris Nardi mengaku, sungguh prihatin atas kondisi warganya yang kebanyakan masih berada dibawah golongan ekonomi kurang mampu. Terlebih warga di RW 05, kebanyakan mereka berprofesi sebagai tukang parkir dan tukang cari barang bekas.
Sementara itu, terkait raskin yang disalurkan hari ini ke warga, ucap Aris Nardi merupakan priode September Oktober sebanyak 964 kg.
"Penerima raskin sebanyak 482 KK, masing-masing 30 kg. Penyalurannya sekali dua bulan. Jatah raskin ke masing-masing KK per bulan 15 kg. Jadi karena disalurkan sekali dua bulan makanya mereka dapat 30 kg dengan harga Rp 1.600 per kilo," terang Aris Nardi.
Pada kesempatan itu Aris Nardi mengimbau warganya agar patuh membayar retribusi sampah kepada lembaga yang bekerjasama dengan Pemko seperti LKM atau RW.
"Kita mengimbau warga, patuhilah membayar retribusi sampah, pajak bumi dan bangunan. Gunanya untuk memangun daerah kita juga. Buanglah sampah pada tempat yang sudah ditentukan sesuai jadwal, yakni pukul 6 sore hingga pukul 6 pagi," ucapnya. (fin)

Komentar Via Facebook :