Sehari, Dua Rampok bersenpi beraksi di Pekanbaru
Ilustrasi
Pekanbaru, OKETIMES.COM - Menjelang berlangsungnya bulan Ramadhan, aksi perampokan menggunakan senjata api marak terjadi di Kota Pekanbaru. Bahkan dalam sehari, Jumat (03/6/2016) terjadi dua kali.
Dalam aksinya, pelaku tak segan mengancam akan menghabisi korbannya, bila tak mau menyerahkan harta bendanya.
Jumat pagi, sekitar pukul 10.00 WIB, seorang mahasiswa bernama Farizky Afdalinda Ikhsan (23) yang ngekos di kosan Alkaren di Jalan Bina Krida, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, disatroni kawanan pelaku perampokan menggunakan senjata api (Senpi) yang datang dengan menggunakan sepeda motor.
Pelaku berjumlah yang masuk ke kosan korban, langsung menodongkan senjata api ke korban dan kemudian menggasak harta benda korban berupa dompet berisikan uang, handphone merk Samsung dan 1 unit sepeda motor Kawasaki Ninja RR.
Akibat peristiwa tersebut, Farizky mengalami kerugian di taksir mencapai Rp 33 juta dan melaporkannya ke Polsek Tampan guna proses selanjutnya.
Pada hari yang sama, ditempat terpisah, aksi perampokan bersenpi juga dialami Afria Susanti (19). Pelaku yang diduga berjumlah dua orang dan menggunakan senjata api menyantroni CV Arif Jaya yang berlokasi di sebuah ruko di Jalan Rajawali Sakti, Kecamatan Tampan, Pekanbaru.
Setelah menodong korban dengan senjata api, pelaku lalu dengan mudahnya mengambil 1 unit sepeda motor Kawasaki Ninja RR dan kemudian kabur melarikan diri. Akibat peristiwa itu korban mengalami kerugian mencapai Rp 25,7 juta dan melaporkannya ke Polsek Tampan.
Kapolsek Tampan AKP Rezi Dermawan Sik saat dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Iptu Eru Alsepa Sik mengatakan, telah menerima pengaduan korban atas kasus pencurian dengan kekerasan yang menggunakan senjata api. Guna mengungkap perampokan tersebut, polisi juga sudah memeriksa korban dan sejumlah saksi.
"Dari keterangan korban, pelaku menggunakan diduga menggunakan senjata api. Saat ini pihaknya dibantu Satreskrim Polresta Pekanbaru masih melakukan pengejaran," tukas Eru, Sabtu (04/6/2016). (dabot)

Komentar Via Facebook :