Jelang Ramadhan

Rapat Forkopinda Riau Bahas Kenaikan Sembako dan Infrastruktur

Menjelang Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri, Gubernur Riau, Aryasdjuliandi Rachman memimpin rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) fasilitasi pelaksanaan tugas dan fungsi instansi vertikal dalam rangka persiapan menyambut bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri 1437 H di Gedung Daerah Riau, Jumat (3/6/2016).

Pekanbaru, OKETIMES.COM - Menjelang Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri, Gubernur Riau, Aryasdjuliandi Rachman memimpin rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) fasilitasi pelaksanaan tugas dan fungsi instansi vertikal dalam rangka persiapan menyambut bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri 1437 H.

Dalam rapat tersebut, kondisi buruknya infrastruktur jalan dan kenaikan harga sembako menjadi isu yang diperbincangkan sejumlah kabupaten/kota. Pasalnya, kondisi ini selalu menjadi permasalahan yang harus di hadapi Riau selama bulan ramadan dan Idul Fitri.

Pertemuan tersebut juga menjadi ajang penyampaian keluh kesah 12 kabupaten/kota di Riau termasuk lembaga vertikal. Diantaranya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan lebih menekankan pada penertiban warung remang-remang dan penyakit masyarakat (pekat). Labelitas halal dan haram makanan yang beredar di Pelalawan, yang dikhawatirkan tidak halal.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, M Nur melaporkan telah mengeluarkan surat edaran kepada tempat-tempat hiburan dan warung makan untuk menertibkan aktivitas mereka. "Bersama dengan dinas terkait juga, mereka menyasar peredaran makanan formalin selama bulan Ramadan," sebutnya.

Kemudian, kenaikan sembilan bahan pokok (Sembako) menjadi topik pembahasan Pemkab Rohil, Indragiri Hulu dan Kota Dumai. Dimana, ketiga daerah tersebut memaparkan lonjakan harga bahan pokok dan ketersedian pangan. Kenaikan harga itu terjadi pada harga gula pasir, cabai, dan bawang mengalami kenaikan harga mencapai 20 persen, serta harga kacang hijau naik 13 persen.

Sementara itu, terkait persiapan menyambut Idul Fitri, Pemkab Kampar akan menyiapkan sembilan posko selama Idul Fitri pada titik-titik yang rawan kecelakaan dan kejahatan di sepanjang jalan lintas Kampar. Yang mana, dalam pos itu nanti akan diisi oleh anggota TNI, Polisi, Satpol PP dan tenaga medis.

Tak jauh berbeda, Pemkab Rokan Hulu terfokus pada kondisi penyempitan jalan di ruas lintas Rohul ke Sumatera Utara yang telah menyebabkan banyak korban meninggal dunia. Pemkab Rohil juga mengeluhkan perbaikan jalan yang belum sepenuhnya merata, sehingga kondisi infrastruktur jalan masih jauh dari kelayakan.

Atas kondisi ini, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman meminta instansi terkait untuk lebih focus memperbaiki Infrastruktur terutama infrastruktur jalan jelang mudik lebaran nanti. Begitu juga halnya dengan sembako yang harus distabilkan agar masyarakat terbantu dengan kondisi ini. (dea)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait