Sekwan Riau belum Minat Kurangi Kelebihan Stafnya di Dewan
Kaharuddin Sekwan DPRD Riau.
Pekanbaru, Oketimes.com - Kendati sudah ada keinginannya anggota DPRD Riau untuk mengurangi staf di Sekretariat Dewan (Sekwan). Hal itu, tampaknya belum menjadi agenda penting bagi Sekwan Kaharuddin.
"Belum pasti akan dilakukan rasionalisasi staf di Sekwan Riau. Tapi yang jelas, saat ini dilakukan penataan fungsi staf. Karena selama ini seperti kehilangan `induk`, sekarang, sudah ada, makanya kami lakukan pembenahan dulu," katanya pada awak media, Senin kemarin.
Mantan Sekretaris Disdikbud Riau inipun mengatakan, tapi yang jadi keinginan anggota DPRD Riau itu masih tetap ditindaklanjuti. Tetapi, saat sekarang yang utama adalah dilakukan penataan dulu sehingga bisa diketahui seperti apa tugas serta fungsi staf tersebut.
"Sekarang secara bertahap kami lakukan penataan terhadap staf. Maka, belum bisa dilaksana rasionalisasi, namun jikalau ditemukan hal yang tidak diinginkan maka bisa dirasionalisasi," ujarnya.
Kaharuddin menambahkan, dalam hal rasionalisasi perlu ada analisa terkait kondisi beban kerja. Dengan analisa itu bakal diketahui kebutuhan staf yang sebenarnya.
"Jikalau analisa dari kondisi beban kerja tersebut sudah tuntas, maka akan dipaparkan di Komisi A DPRD Riau yang merupakan mitra kerja Sekwan. Seperti apa kebutuhan ideal bagi jumlah staf di lingkungan Setwan Riau nanti.
Kaharuddin menegaskan, bahwa dari data diperoleh di bagian umum, diketahui staf berstatus PNS ada sebanyak 180-an orang, atau sekitar 40 persen (77 orang) yang golongan II. Sementara bagi staf yang berstatus BHL atau Tenaga Pengamanan ada 130-an orang.
Untuk diketahui, sejumlah anggota DPRD Riau telah angkat bicara dan minta rasionalisasi staf di lingkungan Setwan Riau, dengan jumlah staf yang banyak namun belum maksimal memberikan pelayanan. (dar)

Komentar Via Facebook :