Sosialisasi Tidak Kelar, Pangdam I/BB Sebut Kinerja Dishut Lamban

Panglima Daerah Militer (Pangdam) I Bukit Barisan, Mayjen TNI Lodewyk Pusung menilai Riau gagal dalam mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan (Karlahut). Ini dibuktikan dengan masih banyaknya Karlahut di Riau, saat melakukan pertemuan di Posko Karlahut di Lanud Roesmin Noerjadin, Pekanbaru, Senin (7/3/16) kemarin.

Pekanbaru, oketimes.com - Dihadapan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman. Panglima Daerah Militer (Pangdam) I Bukit Barisan, Mayjen TNI Lodewyk Pusung menilai Riau gagal dalam mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan (Karlahut). Ini dibuktikan dengan masih banyaknya Karlahut di Riau.

"Saya menilai, sosialisasi itu belum nyampe (ke masyarakat-red). Buktinya, masih membakar kok," katanya, Senin (7/3/16) saat melakukan pertemuan di Posko Karlahut di Lanud Roesmin Noerjadin, Pekanbaru.

Gagalnya sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan, menurut Pangdam I Bukit Barisan, Mayjend TNI Lodewyjk Pusung karena melempemnya kinerja Dinas Kehutanan beserta perangkatnya. Untuk itu, Pangdam menegaskan segera melaporkan hal itu ke pemerintah pusat.

Pangdam juga menyoroti, Karlahut yang di Riau seperti sebuah tradisi, dimana tahun ini merupakan tahun ke 18 terjadinya Karlahut yang terjadi hampir disepanjang tahun.

"Jadi tidak salah pusat menilai Riau gagal dalam melakukan sosialisasi. Itu harus kita akui. Ini buktinya terbakar lagi. Pada hal baru enam bulan lalu saya ke sini (Riau) sekarang terbakar lagi. Ini berarti Riau gagal," tukasnya.

Hadir pada acara tersebut yakni Danrem 031 Wirabima, Danlanud, Kepala BMKG Pekanbaru, sejumlah kepala dinas dan perwakilan perusahaan perkebunan di Riau. (dea)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait