Berkas Lengkap, Polda Riau Serahkan Dua Tersangka Korporasi Karhutla ke Jaksa

Tim penyidik Satgas Gakkum Karhutla Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, menyerahkan dua tersangka dan barang bukti Korporasi Karhutla kepada pihak Kejati Riau pada Jumat (07/02/2020) sore di Pekanbaru.

Pekanbaru, Oketimes.com - Usai berkas dinyatatakan lengkap oleh Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Riau, Tim penyidik Satgas Gakkum Karhutla Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, menyerahkan dua tersangka dan barang bukti Korporasi Karhutla kepada pihak Kejati pada Jumat (07/02/2020) sore di Pekanbaru.

"Tim penyidik Satgas Gakkum Ditreskrimsus Polda Riau, telah melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap dua) Kasus Tindak Pidana Korporasi Karhutla PT. Teso Indah kepada Tim Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Riau," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto dalam keterangan tertulisnya pada oketimes.com pada Jumat malam.

Dalam keteranganya itu, Sunarto menjelaskan bahwa penyerahan berkas tersebut dilakukan, setelah tim Satgas Gakkum Ditres Polda Riau, melakukan proses penyelidikan dan penyidikan atas Laporan Polisi No: LP/464/X/2019/Riau/ditreskrimsus tanggal 15 Oktober 2019 lalu.

Sunarto juga menyebutkan bahwa areal perkebunan kelapa sawit milik PT. Teso Indah itu, terbakar di lokasi Estate Rantau Bakung Blok T18, T19 & T20 seluas 31,81 Ha yang berbatasan dengan Suaka Alam Margasatwa Kerumutan dan  Blok N14, N15 & N16 seluas 37,25 Ha di Desa Rantau Bakung Kecamatan Rengat Barat Kab. Inhu, Riau.

"Luas areah kebun PT Teso Nilo yang terbakar itu ada seluas kurang lebih 70 hektar," papar Narto sapaan akrabnya.

Mantan Kabid Humas Polda Sultra ini juga mejelaskan, karena kasus Karhutla merupakan korporasi, sehingga tersangkanya diwakili oleh Direktur Operasional atau Kepala Kantor PT. Teso Indah atas nama Ir. Halim Kusuma. Sedangkan untuk tersangka perorangan, dilimpahkan kepada Askep PT Tesso Indah bernama Sutrisno.

"Ini sebagai bukti komitmen Polda Riau dalam penegakan hukum kasus Karhutla yang ditangani secara profesional, baik pelaku perorangan maupun korporasi. Polda Riau tentu akan tetap mengawal kasus ini, hingga Putusan Pengadilan nanti," pungkas Sunarto meyakinkan.***


(Ndanres Area)

Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait