Home / Sport / Raih Tiket PON, Atlet Wushu Riau Rebut Emas dan 3 Perunggu di Kejurnas Piala Kemenpora

Raih Tiket PON, Atlet Wushu Riau Rebut Emas dan 3 Perunggu di Kejurnas Piala Kemenpora

Raih Tiket PON, Atlet Wushu Riau Rebut Emas dan 3 Perunggu di Kejurnas Piala Kemenpora
Ist
Atlet-atlet terbaik riau mencatat prestasi dengan meraih 1 medali emas dan 3 perunggu Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu Piala Kemenpora RI di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Semarang, Oketimes.com - Atlet-atlet terbaik riau mencatat prestasi dengan meraih 1 medali emas dan 3 perunggu Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu Piala Kemenpora RI di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

Iven yang berlangsung 28 hingga 31 Oktober 2019 itu, sekaligus ajang Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) bagi seluruh pengurus provinsi berburu tiket PON Papua 2020 mendatang.

Manajer sekaligus Ketua Harian Pengurus Provinsi (Pengprov) Wushu Indonesia (WI) Riau, Eddy Juhao mengaku bangga dan berterima kasih kepada atlet atlet wushu, pelatih dan ofisial yang telah menyumbangkan medali.

Dikatakan, dari hasil Pra PON kedua ini diharapkan pewushu pewushu Riau akan bergiat lagi berlatih. Sehingga ketika berlaga di PON Papua nanti bisa mendulang medali.

"Selain berupaya, kita juga harap doa dari masyarakat Riau. Semoga bisa meraih hasil maksimal di ajang bergengsi, PON Papua 2020,'' pungkasnya.

Pelatih Wushu Riau, Kingron Sidabutar menambahkan, medali emas dipersembahkan atlet Ferdianto S yang bermain di nomor Sanda kelas 48 kilogram (kg) pria.

Sementara 3 medali perunggu masing masing disumbang Sabam Rafael yang turun di kelas 52 kg, Ahmad Ferdianto (65 kg) dan Wira Suwandi Gea yang turun di kelas 70 kg.

''Anak anak sudah bermain dengan kemampuan terbaik mereka. Namun hasilnya baru satu emas dan 3 perunggu,'' pria yang telah mengantongi Sertifikat Pelatih Wushu Internasional ini.***


Source   : Humas Pengprov Wushu Riau
Editor    : Van Hallen

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.