Home / Peristiwa / Gubri Sebut Pergantian Sekda Hal Biasa

Gubri Sebut Pergantian Sekda Hal Biasa

Gubri Sebut Pergantian Sekda Hal Biasa
Humas Setdaprov Riau For oketimes.com
Gubri Syamsuar saat di wawancarai awak media usai pelantikan Pj Sekdaprov Ahmad Syah Harrofie, Rabu (14/8/2019) siang di Balai Serindit Gedung Daerah Provinsi Riau.

Pekanbaru, oketimes.com - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar pimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau dari Ahmad Hijazi kepada Asisten I, Ahmad Syah Harrofie.

Ada pun alasan Syamsuar melakukan pergantian jabatan Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi, karena alasan sudah tiga tahun menjabat. "Pak Sekda ini kan sudah tiga tahun," kata Gubri pada awak usai pelantikan Pj Sekdaprov Ahmad Syah Harrofie, Rabu (14/8/2019) siang di Balai Serindit Gedung Daerah Provinsi Riau.

Menurut Syamsuar, bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) pergantian atau perpindahan jabatan itu hal biasa. Tidak ada sesuatu yang perlu dipermasalahkan, seperti hal nya pejabat eselon lainnya. "Bagi pegawai negeri kan biasa aja," ujar Gubri.

Mantan Bupati Siak itu mengatakan pelantikan dilakukan hanya untuk sementara, karena dalam tiga bulan ke depan, sudah dilakukan proses assesment untuk jabatan Sekdaprov definitif.

Menurutnya, Jika dalam masa tiga bulan tersebut belum terpilih pejabat Sekdaprov yang baru, maka status Ahmad Syah Harrofie selaku Penjabat (Pj) Sekdaprov akan diperpanjang.

"SK pertama tiga bulan, mudah-mudahan tiga bulan selesai. Kalau tak selesai boleh diperpanjang lagi tiga bulan. Tapi harapan kami nanti sudah terpilih," ucap Gubri.

Ditanya siapa saja claon yang akan mengikuti assesment calon sekdaprov tersebut, Gubri belum bersedia berbicara siapa kemungkinan pejabat Sekdaprov definitif yang akan dipilihnya.

Meski begitu, Syamsuar mengharapkan kepada Sekdaprov definitif nanti, bisa mensukseskan program pembangunan sesuai visi misinya bersama Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution.***


Reporter   : Richarde
Editor       : Cardova

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.