BMKG Akui Kabut Asap Selimuti Riau, Warga Pekanbaru Mengeluh

ILustrasi, Kabut Asap yang menyelimuti kota Pekanbaru, pasca dilanda kebakaran hutan dan lahan di Riau.

Pekanbaru, oketimes.com - Badan Meteoroligi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru Riau, mengakui bahwa saat ini Riau tengah diselimuti kabut asap akibat adanya 33 titik api yang tersebar di kabupaten kota provinsi Riau, Selasa 30 juli 2019 pagi. Setidaknya ada 3 kabupaten terbanyak hotspotnya, yaitu kabupaten Inhil, Rohil dan Pelalawan.

"Dari hasil pantauan kami, memag hotspotnya sudah cukup banyak. Jadi memang sudah terpantau asap di wilayah pekanbaru. Hasil pengamatan kami jarak pandang jam 8 sudah 5 kilometer," kata Kasi Analisa Data BMKG Stasiun Riau, Marzuki kepada awak media selasa pagi.

Pantauan awak media pun sejak pukul 7.30 pagi hingga pukul 11.00 WIB, kabut asap menyelimuti di kota Pekanbaru, dengan jarak pandang juga relatif terbatas.

Dewi (38) IRT warga Jalan Balam Ujung Payung Sekaki Pekanbaru, mengaku merasa sesak dan terganggu memandangi kabut asap di kota Pekanbaru, yang cupkup pekat di pagi hari, saat dirinya hendak mengantarkan anak ke sekolah di seputaran jalan Balam tersebt.

"Ya pak, pagi ini agak pekat dan jarang pandang agak menggangu sekali. Beruntung saja dekat dari rumah sekolah anak saya, jika tidak saya tidak akan menghantarkan anak ke sekolah akibat kabut asap tebal dalam dua hari ini," pungkas Dewi sembari meminta pemerintah mempehatikan kondisi kebakaran hutan dan lahan di Riau.***  

 

Reporter  : Richarde
Editor      : Cardova 


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait