Home / Khazanah / Ketum Dharma Pertiwi : Ibadah Puasa Adalah Wahana Peningkatan Kesadaran Spiritual

Ketum Dharma Pertiwi : Ibadah Puasa Adalah Wahana Peningkatan Kesadaran Spiritual

Ketum Dharma Pertiwi : Ibadah Puasa Adalah Wahana Peningkatan Kesadaran Spiritual
Puspen TNI For Oketimes.com
Ketum Dharma Pertiwi, Ny. Nanny Hadi Tjahjanto, pada kegiatan Pengajian Ramadan 1440 H tahun 2019 yang diikuti dari Ibu-ibu Persit Kartika Candra Kirana, Jalasenastri, PIA Ardhya Garini dan IKKT Pragati Wira Anggini, bertempat di Wisma Yani, Jakarta Pusat, Senin 20 Mei 2019.

Jakarta, Oketimes.com - Ibadah puasa yang sedang dilaksanakan ini, dapat dijadikan sebagai wahana pengendalian diri dan peningkatan kesadaran spiritual.

Makna berpuasa setiap warga muslim adalah untuk melatih dan menahan emosi serta perilaku negatif, agar menjadi manusia yang arif dan bermanfaat bagi sesama. Maka ibadah puasa merupakan bagian pembentuk jiwa seorang muslim menjadi manusia Tattaqun.

Demikian dikatakan Ketum Dharma Pertiwi, Ny. Nanny Hadi Tjahjanto, pada kegiatan Pengajian Ramadan 1440 H tahun 2019 yang diikuti dari Ibu-ibu Persit Kartika Candra Kirana, Jalasenastri, PIA Ardhya Garini dan IKKT Pragati Wira Anggini, bertempat di Wisma Yani, Jakarta Pusat, Senin 20 Mei 2019.

Menurut Ny. Nanny Hadi Tjahjanto, dalam berpuasa setiap manusia dikondisikan untuk hidup sehat, ikhlas, sabar, taat, berdisiplin, saling tolong menolong dan menebar kasih sayang kepada sesama. Jika setiap dari manusia memahami dan menghayati makna dibalik puasa maka akan menjadi pribadi yang unggul, berkarakter serta bermanfaat.

"Jika kita sungguh-sungguh menghayati dan menginternalisasikan makna puasa di bulan Ramadhan ini, kita akan mendapatkan predikat sebagai Muttaqiin," katanya.

Disampaikan juga selain menjalankan ibadah puasa, bulan Ramadan adalah peluang emas bagi setiap muslim untuk menambah rekening pahalanya di sisi Allah SWT.

"Kita juga bisa mengerjakan shalat-shalat sunah, memperbanyak dzikir dan istighfar serta berdoa kepada Allah SWT terutama pada saat mustajab, yaitu ketika hendak berbuka, pada sepertiga malam terakhir dan pada waktu sahur," tambahnya.

Menurut Ny. Nanny Hadi Tjahjanto, tujuan dan harapan dari bulan Ramadan itu sendiri dapat diraih secara maksimal dan umat islam layak disebut pribadi yang bertaqwa.

Turut hadir dalam acara tersevut, Ketum Persit Kartika Chandra Kirana, Ny. Hetty Andika Perkasa, Ketum Jalasenastri, Ny. Manik Siwi Sukma Adji dan Ketum PIA Ardhya Garini, Ny. Ayu Yuyu Sutisna.***


Autentikasi : Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.