Home / Pemerintahan / Jokowi Teken Kenaikan Gaji 5 Persen, ASN Dapat Angin Segar

Jokowi Teken Kenaikan Gaji 5 Persen, ASN Dapat Angin Segar

Jokowi Teken Kenaikan Gaji 5 Persen, ASN Dapat Angin Segar
Antara
Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat menyampaikan arahan saat peringatan Hari Ulang Tahun Korsp Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Ke 47 di Istora Senayan Jakarta Kamis 29 Novenber 2018 lalu.

Jakarta, Oketimes.com - Janji Presiden Joko Widodo untuk menaikkan gaji Aparatur Sipil Negaras (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) sepertinya tidak hanya omongan belaka selama ini. Sebagai bukti para ASN/PNS mendapatkan angin segar. Pasalnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi meneken aturan tentang kenaikan gaji PNS tahun 2019 rata-rata 5 persen.

Kenaikan gaji PNS ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.

Mengutip salinan PP tersebut pada Sabtu (16/3/2019) kemarin, aturan kenaikan gaji ASN ditandatangani oleh Jokowi pada 13 Maret 2019 lalu, dengan pertimbangan meningkatkan daya guna dan hasil guna serta kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil, sehingga pemerintah perlu menaikkan gaji pokok Pegawai Negeri Sipil dan berlaku pada tanggal 1 Januari 2019.

"Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan," tulis salinan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil tersebut seperti dikutip pada Sabtu (16/3/2019) kemarin.

Selanjutnya, tidak lama lagi atau dalam hitungan hari Kementerian Keuangan akan mengeluarkan Peraturan atau Petunjuk Teknis berupa PMK beserta surat edaran (SE) dari Ditjen Perbendaharaan sebagai dasar pembayaran rapel atau kenaikan gaji PNS Tahun 2019 untuk menerpkan PP kenaikan gaji ASN 2019 tersebut.***


Sumber   : Detik.com / Editor  : Van Hallen 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.