Home / Politik / Pemuda Pancasila Siap Perangi Hoax dan Menangkan Jokowi-Amin di Riau

Pemuda Pancasila Siap Perangi Hoax dan Menangkan Jokowi-Amin di Riau

Pemuda Pancasila Siap Perangi Hoax dan Menangkan Jokowi-Amin di Riau
Ist
Ketua MPW PP Riau Arsyadianto Rachman, saat memberikan pembekalan Relawan Pemuda Pancasila dalam rangka pemenangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Provinsi Riau, Sabtu (9/3/2019), di salah satu hotel di Pekanbaru.

Pekanbaru, Oketimes.com - Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Riau dan jajarannya menyatakan "perang" melawan hoax dan fitnah yang semakin merajalela menjelang Pemilu 2019. Termasuk, siap menghadang gerakan HTI dan kelompok-kelompok yang menginginkan negara khilafah Islam.

Penegasan ini disampaikan Ketua MPW PP Riau Arsyadianto Rachman, saat memberikan pembekalan Relawan Pemuda Pancasila dalam rangka pemenangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Provinsi Riau, Sabtu (9/3/2019), di salah satu hotel di Pekanbaru.

"Saya perintahkan seluruh kader Pemuda Pancasila se-Riau untuk door to door melawan hoax yang sedang merajalela di tengah masyarakat, dan kalau ada ditemukan seseorang yang sedang memfitnah pemerintah, tangkap dan serahkan ke Polisi," tegasnya.

Pria yang akrab dipanggil Anto Rachman ini juga menegaskan, Pemuda Pancasila siap menghadang gerakan HTI dan organisasi Islam garis keras yang menginginkan pendirian negara khilafah.

"Saya dan jajarannya Pemuda Pancasila di Riau, berada di garda terdepan menangkal gerakan yang menginginkan negara khilafah di Indonesia," tegas Anto sapaan akrabnya.

Pembekalan Relawan Pemuda Pancasila yang diikuti sekitar 300 perserta itu diisi oleh dua pemateri, yakni Dr Nurhamin, mantan Ketua KPU Riau, dan Dr Rodi Wahyudi. Peserta berasal dari seluruh MPC PP se-Provinsi Riau.***


Sumber  : Rilis   /  Editor : Cardoffa 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.