Home / Peristiwa / Beredar Video Musdalub MPC PP Kota Pekanbaru Ricuh

Beredar Video Musdalub MPC PP Kota Pekanbaru Ricuh

Beredar Video Musdalub MPC PP Kota Pekanbaru Ricuh
Ist
Usai keributan terjadi di Musdalub MPC PP Kota Pekanbaru, anggota Kepolisian Sektor Pekanbaru Kota, menenangkan para kader PP yang rusuh di Loby Hotel Jatra Pekanbaru, Rabu (6/3/2019) siang.

Pekanbaru, Oketimes.com - Sebuah video singkat hasil Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Pemuda Pancasila (PP) Kota Pekanbaru di salah satu hotel berjalan ricuh, Rabu (6/3/2019) siang.

Hal itu diketahui setelah video singkat yang diterima oleh awak media ini, terjadi kericuhan yang diyakini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB pada pelaksanaan Muscablub untuk pemilihan dan pengukuhan Ketua MPC PP Pekanbaru Periode 2019-2023.

Dalam video itu, terlihat sejumlah anggota PP berlarian ke luar ruangan acara, akibat kerusuhan tersebut. Terlihat pula sejumlah properti hotel seperti kaca pintu dan pembatas dinding kaca pecah dan berantakan.

Selain itu, dalam video juga terlihat kursi dan piring kaca berterbangan di ruangan Musdalub tersebut. Polisi yang mendapat laporan itu, langsung menuju lokasi untuk mengendalikan situasi agar kondusif.

Hingga kini, belum diketahui penyebab terjadinya kericuhan tersebut. Kuat dugaan, hal ini terjadinya karena ketidakpuasan salah satu pihak dalam penyelenggaraan Muscablub tersebut.

"Kita belum dapat data (kronologis) nya," singkat Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Ipda Budhia Dianda saat dihubungi lewat ponslenya, Rabu sore.

Informasi yang dirangkum, musdalab tersebut rusuh diduga dipicu pengurus MPW PP Riau membekukan MPC PP Pekanbaru yang dipimpin Jhoni alias Jhon Lelek (JL). Pembekuan itu diambil dalam sebuah rapat pleno yang digelar pada Jumat (1/3/2019) pekan lalu.

Usai pembekuan, MPW PP Riau, menunjuk Iwan Pansa alias Iwan P hingga dilaksanakannya Muscablub PP Pekanbaru di hotel Jatra Pekanbaru, Rabu (6/3/2019) siang.***


Penulis   : Ndanres   / Editor  : Richarde 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.