Home / Ekbis / Ogah Buka Pelayanan di MPP Pekanbaru, Menpan RB Geram ke Dirut PLN

Ogah Buka Pelayanan di MPP Pekanbaru, Menpan RB Geram ke Dirut PLN

Ogah Buka Pelayanan di MPP Pekanbaru, Menpan RB Geram ke Dirut PLN
Humas Pemprov Riau For Oketimes.com
Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi bersama Wagubri Edy Afrizal Natar Nasution, SIP saat mendampingi Menpan RB Syafruddin usai meninjau dan peresmian Mall Pelayanan Publik Kota Pekanbaru MPP Kota Pekanbaru, Rabu (6/3/2019).

Pekanbaru, Oketimes.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Syafruddin, terlihat kecewa kepada pihak PLN, lantaran dirinya tidak menemukan ruang pelayanan PT PLN di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru, Rabu (6/3/2019).

Terkait itu, Menpan RB pun akan segera memanggil Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Listrik Negara (PLN), guna mempertanyakan kenapa tidak membuka pelayanan PLN di MPP Pekanbaru.

Menurutnya, dari 173 pelayanan hanya satu yang masih disayangkan oleh Menpan RB, kenapa pihak PLN tidak membuka pelayanan di MPP, "Saya akan panggil dirutnya mengenai hal ini," tegas Syafruddin usai meresmikan loket 173 pelayanan di MPP Pekanbaru," usai ikut membuka dan meresmikan Mall Pelayaan Publik (MPP) Kota Pekanbaru pada Rabu (6/3/2019).

Menpan RB juga mengatakan saat ini di Indonesia ada 14 Mal Pelayanan Publik yang tersebar hampir di seluruh nusantara, salah satunya berada di Kota Pekanbaru. "Kota Pekanbaru yang ketiga di Sumatera yang telah kami resmikan. MPP Pekanbaru ini merupakan salah satu yang terbaik dan terbesar se-Indonesia," ujarnya.

Menteri Syafruddin menambahkan, pihaknya saat ini terus mengembangkan program penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik. Hal ini bertujuan mengefisiensi waktu.

"Keberadaan MPP ini bisa meringankan, memberikan akses seluasnya kepada masyarakat, sehingga mendapat pelayanan dari pemerintah agar terlayani dengan baik. Jadi masyarakat tidak perlu ke sana kemari, karena semua perizinan sudah disatukan," ulas mantan Wakpolri ini mengingatkan.***


Penulis   :  Cardoffa   / Editor : Van Hallen 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.