Home / Senibudpar / Tour de Sawah Iven Wisata Perdana 2019

Tour de Sawah Iven Wisata Perdana 2019

Tour de Sawah Iven Wisata Perdana 2019
Dengan menaiki sepeda ontel, Wakil Bupati Siak Alfedri bersama Camat Bungaraya Hendi Derhavin dan komunitas sepeda antik lainnya penuh semangat mengayuh pedal sepeda mulai dari kantor camat menuju ke Taman Harmoni Raya di Kecamatan Bungaraya, Siak, Sabtu (26/1/2019) pagi.

Siak, Oketimes.com - Ratusan masyarakat dan pelajar ikut berpartisipasi bersepeda santai dalam event Tour de Sawah (TDS) II yang ditaja Pemerintah kecamatan Bungaraya, Siak, Sabtu (26/1/2019) pagi.

Dengan menggunakan sepeda ontel, Wakil Bupati Siak Alfedri bersama Camat Bungaraya Hendi Derhavin dan komunitas sepeda antik lainnya penuh semangat mengayuh pedal sepeda mulai dari kantor camat menuju ke Taman Harmoni Raya.

Kegiatan TDS tersebut telah masuk kedalam kalender event pariwisata kabupaten Siak tahun 2019,  dari 29 event wisata  yang telah diagendakan.

"Tour de Sawah  merupakan event wisata pertama di tahun 2019, ini bagian promosi dari kalender event Pariwisata di kabupaten Siak," kata Alfedri di lokasi Agrowisata Taman Harmoni Raya.

Kegiatan ini lanjutnya, tentunya dengan harapan bisa menggerakan ekonomi masyarakat, sebab semakin banyak kunjungan wisata semakin banyak transaksi jual beli disini.

"Hendaknya kegiatan ini bisa ditiru oleh kecamatan lain di kabupaten Siak, sehingga semakin banyak tujuan wisata ke negeri istana ini" harapnya.

Kata Alfedri Siak ini masuk sebagai salah satu daerah di Indonesia  yang diminta untuk promosi wisata pada event Indonesia Expo di Jedah beberapa waktu yang lalu, selain Payakumbuh, Padang, dan Bantul.

"Saya dapat laporan liburan tahun baru kemarin, jumlah pengunjung ke agrowisata Bungaraya ini mencapai 8500 pengunjung, ini artinya memberi dampak pada peningkatan ekonomi masyarakat" imbuhnya.

Sementara Manager Konservasi Yayasan Belantara Purwodidi Astanto menyampaikan bahwa Yayasan Belantara adalah institusi penyalur dana hibah untuk program-program konservasi pendidikan dan lingkungan serta konservasi alam.

Yayasan Belantara telah melakukan upaya konservasi mangrove, seperti di Sungai Rawa, Rawa Mekar Jaya, Bunsur, Lalang dan sebagainya. Selain itu pihaknya bersama dengan lembaga Teras Riau mencoba untuk memberikan dukungan, agar pariwisata yang berkelanjutan itu bisa terus berkembang dan dikenal luas hingga keluar daerah.

Disampaikannya yang menjadi fokus program Belantara adalah, pengembangan konsensus, pengembangan kapasitas, kelembagaan, program restorasi dan program aksi perlindungan. Hal tersebut tertuang di dalam buku grand design pengembangan agrowisata dikecamatan Bungaraya.

Ia katakan salah satu tujuan dari  konsep pengembangan tersebut adalah mengimplementasikan konsep pariwisata berkelsnjutan berbasis masyarakat.

"Melalui pengembangan agrowisata ini, mudah-mudahan masyarakat semakin meningkat kesejahteraannya dengan tetap melestarikan lingkungan" harapnya.

Diujung acara di lakukan penarikan undian dorprize dengan berbagai macam hadiah. Tampak anak-anak pelajar tidak sabaran menantikan pembagian hadiah menarik yang telah di sediakan. ***

Penulis   :  Sulaiman S.Ag   /     Editor  : Cardoffa

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.