Home / Hukrim / Polresta Buru Sopir Truk CPO Pelindas IRT yang Kabur

Polresta Buru Sopir Truk CPO Pelindas IRT yang Kabur

Polresta Buru Sopir Truk CPO Pelindas IRT yang Kabur
Humas Polresta For Okertimes.com
Foto inset : Truk tangki CPO yang diamankan petugas, pasca melindas seorang IRT saat dalam perjalanan menuju Gereja Penta Kosta di Jalan Yosudarso KM 15 Simpang Jalan Toman (Lembaga) Simpang Bingung Kecamatan Rumbai Pekanbaru, serta identitas sopir truk yang melarikan diri, Minggu 28 Oktober 2018 pagi, sekira pukul 09.30 WIB.

Pekanbaru, Oketimes.com - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru, hingga kini masih memburu sopir truk tangki CPO yang kabur, usai melindas ibu rumah tangga (IRT), korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di persimpangan Jalan Yos Sudarso dan Toman Simpang Bingung Kecamatan Rumbai, Minggu 27 Oktober 2018 sekira pukul 09.30 WIB pagi.

"Kita saat ini sedang mencari sopir truk yang kabur dan sudah mengantongi identitas pelaku yang kabur. Mudah-mudahan ada perkembangan baru," kata Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Rinaldo Aser SIK, lewat Iptu Hendri Kanit Laka pada awak media ini Senin 28 Oktober 2018 siang.

Dijelaskan Iptu Hendri, sang sopir truk CPO diduga kabur ke arah Sumatera Utara yang diduga akan menemui toke pemilik truk yang beralamat di Kecamatan Limapuluh Kabupaten Asahan Sumut.

"Untuk saat ini kita sudah berkordinasi dengan aparat Polres Kabupaten Asahan, untuk melakukan pencaharian. Termasuk untuk meminta keterangan ke pemilik truk yang saat ini sedang dilakukan penyelidikan," terang Iptu Hendri.

Meski begitu, Iptu Hendri berharap pelaku segera diamankan, sebab peristiwa lalu lintas tersebut tidak terlepas dari peran pelaku. "Karena pelaku adalah sopir tunggal dan tanpa kernet," pungkas Iptu Hendri.

Dia juga menjelaskan, selain IRT yang meninggal dunia, suami korban dan putri korban saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Arifin Ahmad saat ini.

"Sedangkan istri korban bernama Nduru (40) tahun, sudah diserahkan ke pihak keluarga, guna dilakukan pemakaman," ujar Iptu Hendri.

Seperti diberitakan, kecelakaan lalu lintas antara pengendara sepeda motor dengan truk tangki CPO di Jalan Yosudarso KM 15 Simpang Jalan Toman atau tepatnya Jalan Lembaga Simpang Bingung Kecamatan Rumbai Pekanbaru, menewaskan seorang IRT setelah dilindas truk, Minggu 28 Oktober 2018 pagi, sekira pukul 09.30 WIB.

Korban bernama Ina Depi Boru Nduru (40) tahun, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), warga Jalan Toman dekat Gereja BKP Kecamatan Rumbai, Pekanbaru. Suami korban bernama Aro Hulu (40) tahun, yang berboncengan dengan putrinya Siska berumur 4 tahun ikut menjadi korban luka-luka saat terpental ke aspal badan jalan.

Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi, korban yang berboncengan dengan suaminya bersama putrinya itu mengendarai sepeda motor Honda Supra X BM 3195 NJ dari rumahnya di Jalan Toman menuju Gereja Pentakosta di Jalan Sri Indra dekat Simpang Bingung.

Namun setibanya dipersimpangan antara Jalan Yosudarso dan Toman Rumbai Pekanbaru, suami korban hendak menyeberang sepeda motornya menuju arah Simpang Bingung.

Akan tetapi, secara tiba-tiba datang sebuah truk tangki CPO Merk Hino warna Hijau BK 8556 VV, melaju kencang dari belakang arah Muara Fajar dan menabrak serta mengenai bagian kiri truk yang mengakibatkan korban Ina Depi Nduru pun terjatuh dan terilindas ban truk dibagian kepala hingga remuk yang mengakibatkan korban meninggal seketika.

Tragisnya, pengemudi truk tangki malah berusaha kabur dan meninggalkan begitu saja korban terpental di aspal jalan. Beruntung, salah satu warga setempat yang melihat peristiwa tersebut, langsung mengejar pengemudi truk hingga ke arah Palas dan berhenti tak jauh dari Simpang Bingung. Sementara pelaku kabur saat hendak diamankan warga yang datang secara ramai-ramai. (ars)

Editor : Ricard

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.