Home / Pendidikan / Magang Sebulan di Diskominfotik Bengkalis, Dua Mahasiswa Fakultas Teknik UIR Pamit Balik Kampus

Magang Sebulan di Diskominfotik Bengkalis, Dua Mahasiswa Fakultas Teknik UIR Pamit Balik Kampus

Magang Sebulan di Diskominfotik Bengkalis, Dua Mahasiswa Fakultas Teknik UIR Pamit Balik Kampus
Diskominfotik Bengkalis For Oketimes.com
Kepala Bidang PPIP Mohd Elkhusairi menerima cendramata dari Mahasiswa UIR Pekanbaru.

Bengkalis, Oketimes.com – Dua mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR), Pekanbaru, Alisa Wahyuni dan Syarif Hidayat, hari ini, Selasa, 14 Agustus 2018, mengakhiri kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) atau magang di Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kabupaten Bengkalis. Mereka pamit untuk kembali ke almamaternya.

Pelepasan kedua mahasiswa Fakultas Teknik UIR tersebut kembali ke kampus, dilaksanakaan bersamaan apel masuk kantor tadi pagi langsung oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kominfotik, Johansyah Syafri.

Tiga Pejabat Administrator lainnya yang ikut mendampingi adalah H Basri (Kepala Bidang Pengelolaan Berbasis Elektronik), Adi Sutrisno (Kepala Bidang Sumber Daya Komunikasi dan Informasi) dan Mohd Elkhusairi (Kepala Bidang Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik/PPIP).

Sedangkan Kepala Bidang Statistik dan Persandian, H Taufik tidak bisa ikut karena sedang melaksanakan tugas kedinasan ke luar daerah, ke Pekanbaru, sejak Senin, 13 Agustus 2018 lalu.

Kepada keduanya, atas nama seluruh karyawan/karyawati di sini, kami mohon maaf jika selama hampir sebulan magang di sini ada yang kurang berkenan.

"Kalau ada yang bisa dipetik, manfaatkan ilmu yang diperoleh selama magang di Diskominfotik ini dengan baik. Baik itu untuk kepentingan perkuliahan, maupun nanti setelah terjun ke dunia kerja. Ambil yang bernas, yang hampa tinggalkan untuk kami agar bisa diperbaiki," harap Johan seraya tak lupa menitip salam buat keluarga dan para dosen mereka di UIR.

Pada kesempatan pelepasan keduanya untuk kembali ke kampus, Syarif dan Alisa memberikan sebuah cendaramata yang penerimaannya dipercayakan kepada Mohd Elkhusairi sebagai Pejabat Administrator yang baru sekitar sebulan pindah ke Diskominfotik.

Ketika diminta kesannya, Syarif mengatakan, sangat terkesan dengan disiplin di Diskominfotik. Bahkan dalam hal berbusana pun dia mengaku mendapat pengalaman menarik.

"Kedisiplinan di sini sangat baik. Begitu juga dalam berpakaian. Khususnya saat mengenakan busana Melayu sempena Hari Jadi ke-505 Bengkalis dan Hari Jadi ke-61 Provinsi Riau. Semua berpakaian Melayu lengkap. Bagi yang tidak, langsung kena tegur," jelas Syarif yang berasal dari Desa Ketam Putih, Kecamatan Bengklis.

Ditambahkan sulung dari 3 bersaudara kelahiran 10 September 1997 ini, dirinya mengaku banyak mendapat pengalaman yang tidak diperoleh di bangku kuliah.

"Apa yang diperoleh selama  magang di sini sangat membantu saya dalam memperdalam pengetahuan dan pengalaman," katanya.

Sementara Alisa yang berasar dari Desa Teluk Latak, Kecamatan Bengkalis, juga memberikan kesan yang hapir senada.

"Banyak ilmu yang didapat, membuat laporan surat masuk dan berita masuk, semua menyenangkan, dari segi keilmuan juga semakin bertambah," jelas sulung dari 4 bersaudara kelahiran 28 November 1997 yang selalu berhijab ini.

Syarif dan Alisa magang di Diskominfotik sejak 9 Juli 2018. Syarif ditempatkan di Bidang PPIP. Kegiatan yang dilakukannya, diantaranya turut membantu membuat web profil pegawai dan tugas-tugas administrasi lainnya. Sedangkan Alisa di Bidang Statistik dan Persandian.

Saat berpamitan, keduanya juga mohon maaf kepada seluruh pagawai di Diskominfotik, ada hal-hal yang berkenan.

"Terima kasih atas penerimaan kami magang lebih kurang sebulan di tempat ini. Mohon maaf jika kami berdua ada silap dan salah. Sekali lagi terima kasih banyak," ujar Syarif, ketika memberikan kata-kata perpisahan.***

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.