Tabung Gas Oksigen Meledak, 10 Buruh Terkapar di Tembilahan
Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Rony Christian SIK, saat meninjau korban ledakan tabung gas oksigen ketika dilakukan perawatan medis di RSUD Puri Husada Tembilahan, Selasa (3/4/2018) malam.
Indragiri Hilir, Oketimes.com - Ledakan dahsyat sebuah tabung oksigen terjadi di Pelabuhan Bongkar Gas Elpiji dan Oksigen PT Rizky Maharani Inhil, di Jalan Provinsi Parit 4 Tembilahan Hulu, Riau, Selasa (3/4/2018) sore. Akibatnya, sebanyak 10 buruh dilarikan ke rumah sakit akibat ledakan dan luka bakar.
"Ya benar memang ada peristiwa itu, untuk saat ini tim kita masih melakukan pendalaman apa yang menjadi pemicu ledakan tabung gas itu," kata Kapolres Indragiri Hilir AKBP Rony Christian SIK melalui Kasat Reskrim APK Adhi Makayasa pada oketimes.com saat dikontak lewat ponselnya, Rabu (4/4/2018) malam.
Dijelaskan Adhi, peristiwa tersebut tejadi saat mobil Mitsubishi L 300 Pick Up BM 8640 GB, baru saja tiba dibawa Misdi (27) sopir bermuatan tabung gas dan oksigen, tiba di pelabuhan. Kemudian sejumlah buruh membongkar tabung ke pelabuhan, tiba-tiba salah satu tabung gas oksigen meledak dengan sendirinya.
"Akibatnya sebanyak 10 pekerja buruh, saat membongkar terkena ledakan tabung hingga mengalami luka bakar dan robek di bagian tubuh korban dan harus dilarikan ke rumah sakit Puri Husada Tembilahan untuk mendapatkan perawatan medis," terang Kasat Reskrim.
Dipaparkan AKP Adhi Makayasa, adapun korban yang mendapatkan perawatan medis diantaranya, Marhadi (33), Momoh (33), Yanto (40), Anwar (35), Tarmizi (40), Misdi (27), Aspul (40), Rudi (27), Widodo (28) dan terakhir Joko (26). Semuanya merupakan warga Kecamatan Tembilahan Hulu.
Diantara 10 buruh yang menjadi korban ledakan tabung gas oksigen, Yanto yang paling parah, mengalami luka bakar hampir 80 persen," urai Kapolres Inhil.
Meski begitu lanjut Adhi, pihaknya masih terus menyelidiki kasus dugaan terjadinya ledakan sebuah tabung gas oksigen ini. Untuk dapat apa yang menjadi pemicu ledakan terjadi.
"Tim masih meakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara, dan keterangan saksi-saksi. Sopir mobil gas juga terkena imbasnya," pungkas AKP Adhi Makayasa seraya mengkhiri percakapan lewat ponselnya. (ars)

Komentar Via Facebook :