Bocah Penderita Hidrosefalus di Pekanbaru Butuh Uluran Tangan Kaum Dermawan

Bripka Ilham bersama Ketua RT Bangun Sitepu membantu perujukan Zakaria ke rumah sakit. Zakaria sempat dibawa ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.

Pekanbaru, Oketimes.com - Malang memang nasib bocah bernama Zakaria (6). Ia tak bisa merasakan kecerian seperti anak seusianya lantaran menderita penyakit hidrosefalus atau pembesaran pada kepala.

Lahir dari keluarga kurang mampu, anak pasangan Musa (42) dan Suwarni (35) harus terbaring lemah dirumahnya di Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.

"Saat usia satu tahun pernah dioperasi karena penyakitnya itu, namun tahun berikutnya kepala Zakaria terus membesar. Sedangkan orangtuanya tak mampu untuk merujuk ke rumah sakit karena tidak ada biaya, sehingga Zakaria hanya bisa terbaring di rumahnya tanpa ada pengobatan," tutur Bripka Ilham selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai.

Ia berharap adanya uluran tangan masyarakat atau donatur untuk membantu biaya pengobatan Zakaria ini.

Melihat kondisi tersebut, Bripka Ilham bersama Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Mulya Bertuah yang diketuai Bangun Sitepu selaku Ketua RT 03 mencoba untuk mencari solusi pengobatan Zakaria.

Akhirnya bersama dengan segala usaha, Bripka Ilham bersama Ketua RT Bangun Sitepu membantu perujukan Zakaria ke rumah sakit. Zakaria sempat dibawa ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.

Namun kemudian pihak RSUD Arifin Ahmad merujuk Zakaria ke RSUD Petala Bumi.

"Anak itu dari RSUD Arifin Ahmad kita bawa lagi ke rumah sakit Petala Bumi. Kita masih melakukan negosiasi agar anak itu bisa dirawat, setelah anak ini dirawat, kami bersama Bhabinkamtibmas akan bersama-sama membantu menguruskan Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat) untuk masyarakat tak mampu," kata Bangun Sitepu. (dam)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait