Sambungan Jembatan Siak II Rusak
Kondisi jembatan Siak II yang kini dihiasi lobang pada sambungan (expansion joint).
Pekanbaru, Oketimes.com - Kinerja Satker Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah Riau terus menuai sorotan. Kali ini aktifis LSM Forum Pengawas Pembangunan Indonesia (FPPI), Haryanto mempertanyakan dana pemeliharaan jembatan Siak II yang kini dihiasi lobang atau bolong pada sambungan jembatan (expansion joint).
"Melihat kondisi jembatan Siak II sekarang, saya khawatir akan jadi musibah besar bagi pengguna jalan. Terlebih, karena volume kendaraan yang melintasi jembatan ini sangat padat, baik yang bertonase besar maupun kecil," ujarnya pada awak media ini, Selasa (4/10/16).
Haryanto mengaku heran atas ketidakpedulian pejabat di daerah ini yang seolah cuek melihat kondisi jembatan Siak II Pekanbaru itu. Padahal, tambah Haryanto alokasi anggaran untuk dana perawatan jembatan tersebut terus dianggarkan setiap tahun.
"Saya tak hafal berapa dana yang dianggarkan tahun 2015 kemarin. Yang jelas setiap tahun pemeliharaan jembatan berstatus nasional itu terus dianggarkan oleh pemerintah pusat. Setiap kali kita tanya ke Satker PJN APBN Riau, mereka selalu menghindar dengan berbagai alasan. Sehingga kita pun tak tahu apa alasan mereka tak merawat jembatan itu," ujarnya kecewa.
Sementara itu, berdasarkan catatan wartawan tahun 2015 silam, paket pemeliharaan jembatan Siak II dianggarkan sebesar Rp 333 juta. Pengerjaannya dilakukan secara swakelola dan dipimpin oleh PPK 3 ketika itu atas nama, Aidil Syahrul ST.
Informasi yang dihimpun dilapangan, sejak tahun 2014 silam jembatan Siak II tak pernah ditangani, sehingga banyak mengalami kerusakan. Kerusakan terjadi pada titik sambungan (expansion joint), sebanyak 4 titik. Alhasil, di titik sambungan kian berlobang antara 8 hingga 15 centimeter. (fin)

Komentar Via Facebook :