Wali Murid Keluhkan Pungutan di MTSN Kuntu Kampar Kiri

Ilustrasi

Pekanbaru, Oketimes.com - Salah seorang walimurid Tsanawiyah Negeri (MTSN) Kuntu Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar mengeluhkan pihak sekolah. Pasalnya, pungutan yang dilakukan pihak sekolah dinilai mengada-ngada dan tanpa melibatkan walimurid.

Informasi itu disampaikan DP (35), warga Kampar Kiri melalui sambungan selularnya kepada wartawan di Pekanbaru, Senin (26/9/16). Ia mengatakan, sebagai sekolah negeri yang berada dibawah Kementerian Agama, semestinya tidak melakukan hal-hal yang berbau koruptif.

Sumber yang minta identitasnya dirahasiakan itu membeberkan, di MTSN Kuntu baru-baru ini melakukan pungutan kepada walimurid. Diantaranya, uang pembangunan tempat parkir Rp 100 ribu, uang hari ulang tahun MTSN Rp 35 ribu, pembelian alat musik (drumband) kepada masing-masing murid baru Rp 70 ribu dan uang cat ruang kelas yang diambil dari uang kas murid.

DP mengatakan, terkait pungutan di sekolah yang memiliki 200 lebih murid tersebut, dirinya sudah berupaya meminya penjelasan dari pihak sekolah. Namun jawaban yang diterima justru melempar tangggungjawab ke pihak Komite.

"Saya sudah coba tanya soal pungutan tersebut, namun sepertinya pihak sekolah terkesan cuci tangan dengan dalih, itu keputusan pihak Komite. Lantas dana BOS dan bantuan rutin lainnya yang selama ini diperoleh sekolah digunakan kemana," ujar walimurid tersebut mengeluhkan.

Terkait hal itu, Kepala sekolah MTSN Kuntu Kampar Kiri, Sahlan Putra Tama yang dicoba dikonfirmasi melalui pesawat selularnya, 0812 7600 5323 termasuk melalui pesan singkat, enggan memberi jawaban. Meski selularnya ketika dihubungi terdengar aktif, namun yang bersangkutan enggan mengangkat. (fin)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait