Jasad Karyawan PT Indri Plant Ditemukan tak bernyawa
Tukiyatno (38), karyawan PT Indri Plant yang dilaporkan hilang sejak tanggal 17 September 2016, akhirnya ditemukan dengan kondisi sudah tak bernyawa, Kamis (22/9/2016) pagi, sekitar pukul 08.30 WIB.
Indragiri Hulu, Oketimes.com - Tukiyatno (38), karyawan PT Indri Plant yang dilaporkan hilang sejak tanggal 17 September 2016, akhirnya ditemukan dengan kondisi sudah tak bernyawa, Kamis (22/9/2016) pagi, sekitar pukul 08.30 WIB.
Warga Pondok IV PT Indri Plant Desa Pauh, yang bekerja sebagai pembantu mandor di perusahaan perkebunan sawit tersebut ditemukan dengan kondisi tertimbun tanah bekas dorongan alat berat Buldozer di areal Blok E10 Divisi V PT Indri Plant di Desa Pauh, Kecamatan Pranap, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.
"Jasad korban ditemukan dalam timbunan tanah bekas dorongan Buldozer yang di operatori oleh Masnur," kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik MM kepada oketimes.com, Jumat (23/9/2016) siang.
Menurutnya, sebelum ditemukan tewas, korban pada Sabtu (17/9/2016) pagi, sekitar pukul 08.00 WIB menunjukkan jalan yang mau dikerjakan oleh operator alat berat Buldozer yang dioperatori oleh Masnur.
Setelah korban menunjukkan jalan yang mau dikerjakan oleh operator, lalu operator mengisi minyak Buldozernya, dilanjutkan dengan melakukan pekerjaan membuat jalan kebun dengan kemiringan 60 derajat.
Lalu, sekitar pukul 10.00 WIB, korban bertemu dengan Fauzi, selaku mandornya dilokasi alat berat bekerja. Saat itu korban dan mandornya membicarakan pembagian kerja, setelah selesai Fauzi lalu pergi dan meninggalkan korban di lokasi kerja pembuatan jalan tersebut.
"Selama sehari bekerja, sampai operator pulang, Masnur juga tidak melihat korban lagi disekitar lokasinya berkerja membuat jalan. Kemudian, keesokan harinya, Senin (19/9/2016), karyawan PT Indri Plant melakukan pencarian terhadap korban," beber Guntur.
Dijelaskan Guntur, baru pada Kamis (22/9/2016) pagi, korban ditemukan tak bernayawa tertimbun tanah bekas dorongan alat berat Buldozer. Peristiwa penemuan jasad korban langsung dilporkan pihak perusahaan ke Polres Pranap.
"Saat ini polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari penyebab pasti terkait tewasnya korban. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangannya," kata Guntur. (dzs)

Komentar Via Facebook :