Tidak Sudi Dinasehati, Keponakan Nekad Penggal Kepala Nenek Hingga Terpisah

Seorang nenek bernama Intan (60) warga RT 001 RW 002 (Trans Polri) Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Provins Riau, tewas bersimbah darah dengan kondisi leher terpenggal, Selasa (03/5/2016) siang, sekitar pukul 11.30 WIB.

Rokan Hulu, Oketimes.com - Seorang nenek bernama Intan (60) warga RT 001 RW 002 (Trans Polri) Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Provins Riau, tewas bersimbah darah dengan kondisi leher terpenggal, Selasa (03/5/2016) siang, sekitar pukul 11.30 WIB.

Korban di ketahui tewas mengenaskan, setelah dihabisi menggunakan klewang oleh Rismin (20) yang tak lain merupakan keponakannya sendiri. Usai menghabisi korban dengan sadis, Rismin langsung melarikan diri.

Informasi yang dirangkul awak media ini di kepolisian, peristiwa itu berawal ketika Intan menasihati Rismin, lantaran diduga ia telah melakukann pencurian tabung gas di rumah Mimi yang juga masih keluarga korban.

"Akibat peristiwa itu berdampak, terjadinya keributan antara korban dan pelaku. Selanjutnya pelaku pergi meninggalkan rumah," ungkap Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik pada awak media, Selasa siang.

Keesokan harinya, cucu korban bernama An (18) terbangun dari tidur, setelah mendengar suara jeritan dari adiknya inisial Yd (9), dan keponakannya Yn (6).

Mendengar jeritan adik dan keponakannya tersebut, An lalu keluar rumah dan melihat neneknya sedang duduk di kursi plastik dalam keadaan tewas bersimbah darah dengan kondisi kepala terpenggal.

"Melihat hal itu, An langsung menjerit, sehingga masyarakat datang ke arah suara tersebut," ujar Guntur.

Dikatakan Guntur, saat itu Yn melihat pelaku masih berada dibelakang korban, sambil memegang klewang yang biasa digunakan untuk membabat.

"Lokasi korban tewas mengenaskan tepat berada disamping rumah Ys (46) yang tak lain anak korban," kata Guntur.

Saat ini polisi dilapangan juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti sebilahh klewang yang digunakan untuk menghabisi korban.

"Pelaku masih dalam pengejaran, sedangkan korban sedang divisum di Puskesmas Ujung Batu," tukas Guntur. (dabot)




Tags :berita
Komentar Via Facebook :