Cegah Karlahut, Plt Gubri Terjunkan Tenaga Penyuluh ke Desa Bebas Api

Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menyematkan rompi kepada petugas penyuluh Bakorluh sebagai tanda pelepasan Tenaga Penyuluh ke Desa Bebas Api di Halaman Kantor Bakorluh Riau, Selasa (3/5/2016).

Pekanbaru, Oketimes.com - Pemerintah daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) bersama masyarakat, dunia usaha dan stakeholder terkait komitmennya ditahun 2016 dalam penanganan Kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) provinsi Riau harus lebih baik dari tahun sebelumnya.

Hal ini disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman ketika memberikan pengarahannya saat Apel pagi Pelepasan Pendamping Tenaga Penyuluh ke desa bebas api. Apel pelepasan dilaksanakan di lapangan upacara Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan (Bakorluh) provinsi Riau, Jalan Pepaya Pekanbaru, Selasa (3/5/2016).

"Pelepasan tenaga penyuluh ini sesuai harapan pemerintah daerah, masyarakat dunia usaha dan stakeholder terkait. Dalam pencegahan kebakaran lahan dan hutan di tahun 2016, Riau harus lebih baik lagi dibandingkan dengan tahun sebelumya. Kalau bisa tidak ada lagi dan itu komitment kita semua," kata Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman saat itu.

Sekretariat Bakorluh Riau mengutus 15 penyuluh, guna turun langsung ke lapangan untuk melakukan penyuluhan, sosialisasi, dan pengarahan kepada masyarakat di sekitar Kecamatan Langgam dan Kijang Mati, Kabupaten Pelalawan.

Desa-desa yang menjadi tujuan kegiatan ini yaitu Lembah Agung, Sotol, Tambak, Delik, Lubuk Ogung, Rantau Baru, Langka Galung yang dilaksanakan mulai dari tanggal 3-14 Mei 2016.

Plt Gubernur Riau yang biasa disapa Andi Rachman mengatakan, seluruh Satgas siaga yang berada di Posko Karlahut, Danrem, Kapolda, Danlanud, dan Kajati. Semuanya mengharapkan hal yang sama, dan selalu berdoa supaya tidak terjadi kebakaran lahan dan hutan. "Yang kita lakukan di tahun 2016 saat ini sudah lebih baik dibandingkan tahun 2015," ujar Andi Rachman.

"Saya bangga Bapak Ibu siap melakasanakan tugas di Desa bebas api. Ayo kita bekerja sama-sama. Di daerah lain hal yang sama juga telah dilakukan oleh pemerintah daerah, bersama masyarakat dan stakeholder lainya. komitmen ini yang harus kita realisasikan di tahun 2016," ungkap Plt Gubri saat memberikan pengarahannya didepan peserta Apel pelepasan pendamping tenaga penyuluh.

Masih kata Plt Gubernur Riau, angka Partikel Karbon yang di kandung dari hasil pembakaran berupa karbon dioksida (CO2) di Riau pada tahun 2015 lalu sangat tinggi. Pencemarannya melebihi yang dihasilkan seluruh dunia.

"Itu tidak main-main, sehingga kita harus bekerja keras untuk menanganinya. Dan jangan sampai ada lagi tuntutan dari masyarakat dan Negara tetangga," kata Andi Rachman.

"Mari kita tanamkan di diri kita untuk tidak memberikan peluang kepada siapapun yang menciptakan atau menimbulkan Karlahut di Riau. Forkompimda telah mempunyai komitmen untuk itu melalui penegakan Hukum serta bimbingan kepada masyarakat. Dan sampai saat ini pemerintah bersama TNI Polri masih melakukan aksi langsung ke lapangan," imbuh Plt Gubernur Riau.

Usai apel pelepasan pendamping tenaga penyuluh, Plt Gubernur Riau menjelaskan, Bakorluh bukan hanya melakukan penyuluhan di sektor pertanian dan peternakan.

"Bakorluh saat ini ikut melakukan penyuluhan Karlahut di provinsi Riau, tugasnya menghimbau mengajak masyarakat yang bercocok tanam agar tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan," tandasnya.***/hms/red


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait