Jalanan Kerap Banjir, Kadis BM-SDA Keluhkan Kecilnya Drainase
Genangan banjir di Jalan Sudirman Pekanbaru saat diguyur hujan, Jumat (2/5/2016).
Pekanbaru, Oketimes.com - Sudah menjadi pemandangan biasa, setiap kali hujan datang jalanan di kota Pekanbaru khususnya di jalan protokol selalu digenangi banjir. Seperti halnya yang terjadi pada Jumat (29/4/2016) kemarin. Halaman kantor Walikota Pekanbaru di Jalan Sudirman juga tak luput dari sasaran banjir.
Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BM-SDA), Zulkifli Harun, MT mengaku pihaknya tengah berupaya semaksimal mungkin, agar kondisi ini tidak terus berlarut-larut terjadi di Pekanbaru.
"Setiap hujan maupun tak hujan, kita terus menurunkan petugas OP untuk membersihkan saluran drainase. Persoalannya sekarang, saluran drainase yang ada sekarang sangat kecil. Bagaimana orang mau masuk untuk membersihkannya," ucap Zulkifli saat dikonfirmasi ditengah-tengah upacara Hardiknas di halaman kantor Walikota Pekanbaru, Senin (2/5/2016) kemarin.
Parahnya lagi sebut Zulkifli, dengan ditutupnya permukaan parit oleh pemilik ruko, terutama di sepanjang Jalan Sudirman. Alhasil para petugas OP kesulitan untuk melakukan pembersihan.
"Tengah malam pun kalau hujan saya keluar. Seperti di Jalan Harapan Raya, mau kemana air dialirkan. Persoalannya drainase yang ada sekarang sangat kecil. Waduk yang tersedia juga tak mampu menampung curah hujan, sehingga melimpah dan menggenangi jalan," papar mantan PPTK di Dinas PU Riau menjelaskan.
Zulkifli mengatakan, terkait penutupan permukaan drainase, pihaknya bersama instansi terkait, seperti Satpol PP akan bekerjasama sehingga para petugas OP dapat membersihkan sampah pada saluran drainase.
"Saya kira yang paling realistis, dengan cara melobangi permukaan parit. Kita pun tak mungkin membongkar, semua permukaan parit yang sudah dicor tersebut," timpalnya.
Seperti diketahui, hujan lebat yang mengguyur kota Pekanbaru pada Jumat (29/4/2016) kemarin membuat Jalan Sudirman termasuk halaman upacara Kantor Walikota Pekanbaru juga digenangi banjir hujan.
Genangan air setinggi betis orang dewasa membuat kendaraan yang melintas di ruas jalan ini terpaksa mengurangi laju kendaraanya, terutama pengguna kendaraan roda dua.
Kemacetan panjang pun tak dapat dihindari. Tumpukan kendaraan tampak mengular, mulai dari jembatan layang Simpang Jalan Tuanku Tambusai hingga jembatan layang Simpang Jalan Imam Munandar dan jalanan pemukiman warga di kota Pekanbaru. (fin)

Komentar Via Facebook :