Usai dari Bank, Tas Bu Guru Dijambret, Uang Rp20,4 Juta Milik Yayasan Lesap

Ilustrasi

Pekanbaru, oketimes.com - Nasib apes memang benar-benar dialami Yennisma (53), warga Jalan Arifin Ahmad, Gang Abadi, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Provinsi Riau.

Wanita paruh baya yang berprofesi sebagai guru TK dan pengurus di Yayasan Pendidikan Telkom dan TK Sandi Putra Telkom dijambret saat melintas di Jalan Kasah simpang Jalan Kereta Api, Kecamatan Marpoyan Damai, Senin (07/3/2016) siang, sekitar pukul 14.00 WIB.

Akibatnya, uang tunai sebanyak Rp 20,5 juta serta surat-surat penting lainnya yang ada di dalam tasnya dirampas jembret dalam perjalanan pulang menuju ke Yayasannya.

Waktu itu korban dipepet oleh dua pria tak dikenal, berboncengan dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna hijau dengan nomor polisi tidak diketahui. Pelaku yang dibonceng tiba-tiba merampas tasnya yang digantung dibawah stang motornya. Tas berisikan uang Rp20,4 juta langsung berpindah tangan.

Korban baru saja pulang dari mengambil uang dari bank BNI Jalan Arifin Ahmad, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru hendak menuju ke Yayasan tempatnya bekerja.

Di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Pekanbaru, Yennisma mengatakan, uang senila Rp20,4 juta tersebut rencananya untuk membayar upah pekerjaan pembangunan Yayasan Pendidikan Telkom dan TK Sandi Putra Telkom. Tak hanya uang, surat-surat penting milik korban yang berada di dalam tas juga ikut lesap.

Sementara itu, petugas Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polresta Pekanbaru yang menerima laporan korban, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)

"Kejadiannya saat korban melintas di Jalan Kasa simpang Jalan Kereta Api, Kecamatan Marpoyan Damai," kata Waka Polresta Pekanbaru AKBP Sugeng Putut Wicaksano Sik, Selasa (08/3/2016) siang. (dabot)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait