Daging Ayam, Disinyalir Picu Keracunan Massal di Desa Buluh Rampai Inhu
Seorang ibu rumah tangga dengan seorang balita mendapat perawatan khusus dari medis pasca menjadi korban keracunan massal di RT.13 RW.04 desa Buluh Rampai Kecamatan Siberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) provinsi Riau, Kamis (3/3/16).
Rengat, Oketimes.com - Keracunan massal yang terjadi di RT.13 RW.04 desa Buluh Rampai Kecamatan Siberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) provinsi Riau diduga kuat berasal dari daging ayam, hal ini berdasarkan pengakuan dari beberapa korban keracunan massal yang berhasil dimintai keterangan.
Penuturan itu seperti diutarakan Esti Catur Wulandari (34) selaku tuan rumah kenduri tersebut, yang juga ikut keracunan akibat memakan daging ayam.
Ditanya berapa macam lauk pauk yang di buat untuk berkat tersebut, Esti menjelaskan bahwa lauk pauk yang di buat untuk berkat, ada sembilan macam diantaranya, nasi, ayam, mie, tempe, tahu, pisang, telor, apem, peyek dan krupuk.
"Bagi yang memakan daging ayam semua nya keracunan sedangkan yang tidak memakan daging ayam tidak mengalami gejala keracunan," jelasnya.
Sementara itu Kadiskes Inhu H Suhardi S.Sos, MM ketika di konfirmasi, Kamis (3/3/16) saat mengunjungi korban keracunan massal tersebut menjelaskan bahwa penyebab keracunan tersebut pihak nya akan segera mengirim sampel daging ayam dari muntahan serta kotoran pasien ke laboratorium di Pekanbaru.
"Sampel tersebut akan segera kita kirimkan, namun hasil nya baru akan diketahui diperkirakan satu minggu kedepan," ujarnya singkat. (ali)

Komentar Via Facebook :