Kejari Taja Kegiatan JMS di SMAN 8

Kadisidk Pekanbaru, Abdul Jamal saat memberikan sambutan pada kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang ditaja Kejari Pekanbaru saat berlangsung di Aula SMAN 8 Pekanbaru, Rabu (24/2/16).

Pekanbaru, Oketimes.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru memberikan penyuluhan dan penerangan hukum kepada siswa-siswi SMAN 8, lewat kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang berlangsung di Aula SMAN 8 Pekanbaru, Rabu (24/2/16).

Acara itu dihadiri, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Pekanbaru H Abdul Jamal MPd, Kajari Pekanbaru Idianto SH, MH, Kabid Dikmen Disdik Pekanbaru Muzailis, Kepala SMAN 8 Pekanbaru Dra Hasnidar, beberapa pejabat Kejari Pekanbaru dan ratusan siswa SMAN 8 Pekanbaru.

Kajari Pekanbaru Idianto SH, MH dalam arahannya menyebutkan kegiatan JMS merupakan implementasi Program Nawacita. Diantaranya, revolusi karakter bangsa, siswa memahami hukum sejak dini, sehingga terbentuk karakter yang baik.

"Program JMS merupakan bentuk dukungan kami terhadap terwujudnya program strategis pemerintah pusat dibidang revolusi karakter bangsa. Dengan JMS kami berperan aktif memberikan masukan-masukan kepada kalangan tenaga pendidik khususnya siswa SMA, bahwa memahami hukum sejak dini akan tercipta sikap ketaatan terhadap hukum," ungkap Idianto.

Lebih jauh disampaikan Idianto, penyuluhan dan penerangan hukum ini dititik beratkan pada pengenalan lembaga kejaksaan kepada masyarakat. "Khususnya kepada adek-adek pelajar. Agar tercipta  generasi muda yang anti korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), kekerasan, anti narkoba maupun hal-hal yang bersifat negatif," jelasnya.

Idianto juga meminta kepada siswa SMAN 8, agar berperan aktif dalam mencegah perilaku melawan hukum. "Jika menemukan seseorang melakukan tindakan melawan hukum, segera laporkan ke penegak hukum. "Kejari akan melindungi  adek-adek," paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Pekanbaru, H Abdul Jamal MPd menyebutkan, Disdik Pekanbaru mengapresiasi dan menyambut baik program yang dilaksanakan Kejari Pekanbaru.

"Dengan adanya pembekalan ilmu bidang hukum kepada siswa ini, maka para siswa dapat memahami dan terhindar dari perbuatan melawan hukum. Program kejari ini  sepenuhnya kita dukung dan kegiatan ini nantinya akan dilaksanakan di seluruh sekolah di Kota Pekanbaru. Dengan harapan peserta didik bisa menjadi 'duta revolusi mental'," ujar Jamal.

Ditempat yang sama, Kepala SMAN 8 Pekanbaru, Dra Hj Hasnidar mengaku senang dengan program JMS. "Kita juga merasa bangga, karena dipilihnya SMAN 8 Pekanbaru sebagai tuan rumah yang pertama dalam program JMS," ujarnya. (ade)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait