Diduga Dihipnotis, Hendak Jual Mobil IRT Malah Tertipu Puluhan Juta Rupiah

Ilustrasi

Pekanbaru, Oketimes.com - Misra Wardani (37), warga Jalan Lintas Timur, Kelurahan Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Selasa (02/02/2016) malam, sekira pukul 19.31 WIB, disinyalir menjadi korban penipuan kawanan hipnotis.

Ibu rumah tangga ini tertipu, setelah uang tunai sebesar Rp 26 juta, tanpa disadarinya telah terkirim ke rekening sorang pria yang tidak dikenal, yang saat itu berdalih hendak membeli mobil milik korban yang akan dijualnya. Oleh korban, kasus penipuan tersebut lalu di laporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polresta, guna untuk pengusutan lebih lanjut.

Informasi yang dirangkum dari kepolisian, Rabu (3/2/16), diketahui korban akan menjual satu unit mobil miliknya, yang di iklankan di salah satu media masa.

Selanjutnya, Selasa (02/02/2016) malam, sekitar pukul 19.30 WIB, korban mendapat telephone dari salah seorang pria yang sama sekali tidak dikenal. Dalam percakapannya di telepone seluler, pria yang tidak dikenalnya itu berminat membelil mobil yang akan dijual korban.

Kemudian pelaku mengatakan akan mentransfer uang tunai sebesar Rp 2 juta sebagai bentuk tanda jadi membeli mobil milik korban tersebut. Dengan berbagai cara dan tipu muslihat, pria tersebut merayu korban, agar percaya dan mau diperintahkan agar pergi ke salah satu ATM terdekat, untuk memastikan uang tersebut telah terkirim.

Korban pun lalu pergi ke mesin Ajungan Tunai Mandiri (ATM), yang ada di sekitar kawasan SPBU di Jalan Imam Munandar, Kecamatan Tenayan Raya. Diakui korban, saat itu dirinya sama sekali tidak menyadari, kalau dirinya bakal tertipu dan menuruti semua perintah pria yang tidak dikenalnya itu untuk menekan beberapa nomor yang ada di mesin ATM tersebut.

Tanpa disadarinya, tiba-tiba saja uang tunai yang ada di rekening miliknya sebesar Rp 26 juta telah beralih dan berpindah ke rekening milik pelaku yang sama sekali tidak dikenal. Tak terima atas kejadian tersebut, malam harinya sekitar pukul 23.45 WIB, korban melaporkan kasus kejadiannya kepihak Polresta.

Hingga berita ini diturunkan, laporan kasus dan terduga pelaku masih dalam Lidik pihak Polresta. (dabot)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait