Pemprov Riau Mengaku Siap, Jika Pelantikan Bupati-Walikota di Istana Negara
Ilustrasi
Pekanbaru, Oketimes.com - Pemerintah Provinsi Riau, melalui Biro Administrasi Tata Pemerintahan Setdaprovnya mengaku siap, jika pelantikan Gubernur Bupati/ Walikota se Indonesia, akan dilakukan oleh Presiden RI di Istana Negara. Namun mengenai kepastiannya, pihaknya masih menunggu regulasi dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).
Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Biro Administrasi Tata Pemerintahan Setdaprov Riau, Rahima Erna mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum medapatkan informasi resmi dari Kemendagri mengenai pelantikan serentak yang akan dilakukan oleh presiden, Joko Widodo tersebut.
"Pada dasarnya kita siap saja, tapi kalau pelantikan dilakukan oleh presiden secara serentak se Indonesia tentunya ada revisi undang-undangnya. Namun mengenai info resmi belum kita peroleh," katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (1/2).
Namun, jika Februari pelantikan Bupati/ Walikota yang masa jabatannya telah berakhir sebelum Februari 2016, pihaknya juga belum bisa memastikannya. Sebab Surat Keputusan (SK) mengenai pelantikan dan penetapan Bupati/ Walikota juga belum diperoleh.
"Saat ini, SK Walikota Dumai tengah di verifikasi oleh Kemendagri. Namun, kalau kita perkirakan pelantikan antara Maret sampai Juni," tambahnya.
Namun, jika memang Presiden ingin melakukan pelantikan secara serentak maka ia menilai lebih efektif pada Juni. Sebab, Akhir Masa Jabatan (AMJ) terkakhir pada bulan Juni.
Disinggung mengenai, jika pelantikan dilakukan presiden pada Februari, artinya pelantikan akan dilakukan dua tahap, kalau begitu apa manfaatnya Pilkada serentak?. Mengenai hal itu, Rahima juga sempat mempertanyakan hal yang sama. "Namun kembali kita hanya menjalankan produk undang-undang saja," tukasnya. (dea)

Komentar Via Facebook :