Perpanjangan Runway Bandara SSK II Diprediksi Selesai 8-9 Bulan Kedepan
Ilustrasi
Pekanbaru, Oketimes.com - GM PT Angkasa Pura (AP) II, Jaya Tahoma Sirait mengatakan runway Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II yang telah selesai diperpanjang 400 meter hingga mencapai kepanjangan 2600 meter, baru akan bisa dipakai 8 hingga 9 bulan lagi.
Perpanjangan runway SSK II sudah lama selesai, namun masih ada beberapa hal yang harus diselesaikan hingga layak dan aman digunakan bagi aktivitas penerbangan disana. Seperti salah satunya pemindahan Instrument Landing System (ILS) ke jalur run way yang baru.
"Untuk pemindahan ILS ini sendiri, kita memang usahakan segera. Namun setelah itu nantinya, sebelum bisa dipergunakan juga memerlukan kalibrasi yang dilaksanakan oleh pihak Air Navigasi (Airnav, red). Nah ini ini tidak mudah," katanya, Rabu (20/1/16).
Dikatakannya, dengan lembaga yang mempunyai kewenangan untuk melakukan kalibrasi tersebut baru satu di Indonesia membuat jadwal sangat ketat. Sehingga proses kalibrasi kapan bisa dilaksanakan, tak bisa dipastikan Jaya. "Tapi intinya nanti kita akan usahakan secepatnya," tuturnya.
Selain itu, runway baru tersebut juga masih membutuhkan run way strip yaitu area bebas keamanan aktivitas pendaratan maupun penerbangan. Untuk run way strip ini, dikatakan Jaya bahwa AP II masih membutuhkan lahan dengan luasan sekitar 3,5 hektar. "Nah, ini yang masih harus kita bebaskan dan itu merupakan lahan masyarakat," jelasnya.
Untuk pembebasan lahan, daiakatakannya bahwa AP II mempunyai target bisa diselesaikan pada triwulan pertama tahun 2016 ini. "Paling tidak hingga semester pertama nantilah," sebutnya.
Selain dua hal diatas, ternyata run way baru itu juga belum memiliki turning area. Dengan keadaan Bandara SSK II yang belum memiliki paralel taxy way seperti di Bandara Soekarna Hatta, hal ini dikatakan Jaya penting diselesaikan.
"Ini kan tempat berputarnya pesawat sebelum dia take off. Ini juga tengah kami kerjakan," tandasnya.
Dengan berbagai kebutuhan yang mesti dipenuhi itulah maka runway belum dapat digunakan segera. Sementara total investasi yang diperlukan juga cukup besar yakni mencapai Rp75 miliar. Namun untuk itu Jaya berjanji bahwa pihaknya akan mengusahakan agar penggunaan run way baru dapat segera, sehingga pembangunan yang telah dilaksanakan cepat diarasakan manfaatnya.
"Kita tentu inginkan agar ini cepat selesai, sehingga bisa segera kita rasakan manfaatnya seprti dengan telah dibukanya penerbangan peswat berbadan besar disini," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Riau, Rahmad Rahim mengatakan, bandara SSK II Pekanbaru sampai saat ini masih juga menggunakan runway lamanya sepanjang 2240 meter. Padahal sejak tahun lalu, run way tersebut sudah diperpanjang hingga 2600 meter agar pesawat berbadan besar seperti Boeing 737 dapat mendarat disana hingga penerbangan langsung ke luar negeri dapat terlayani pula.
"Kemarin kita sudah rapat bersama dengan mereka. Bahkan di tahun 2016 ini, itulah rapat kita pertama. Hal ini untuk mempertegas kembali agar Angkasa Pura segera mempersiapkan penggunaan run way tersebut," jelasnya.
Mengapa hal ini merupakan yang pertama sekali dilakukan Dishub Provinsi Riau pada kegiatan di 2016, ditegaskan Rahmad, karena pihaknya sudah berkali-kali meminta hal tersebut sebelumnya kepada Angkasa Pura.
"Kita sudah pinta ini berkali-kali. Kan sayang, runway itu sudah dibangun dengan uang yang tak sedikit. Sementara jika itu sudah digunakan, pengguna jasa layanan peswat terbang yang ingin ke luar negeri seperti Hongkong sudah bisa langsung dari sini," tegas Rahmad.
Dijelaskan Rahmad, penggunaan run way baru itu memang perlu dipersiapkan Angkasa Pura. Seperti pemasangan Instrument Lighting System (ILS) yang memang diperlukan untuk run way. "Itu kan tugasnya Angkasa Pura. ILS yang lama harus digeser dulu," jelas Rahmad.
Setelah ILS digeser, jelas Rahmad, masih harus dikalibrasikan oleh Kementerian. Setelah itu baru bisa digunakan. "Makanya kita berharap penggeseran ILS segera dilakukan agar ini bisa segera digunakan. Dari hasil rapat kemarin, kita telah menetapkan paling tidak Mei nanti pengerjaan ILS tersebut sudah selesai," tukasnya. (dea)

Komentar Via Facebook :