Serangan Bom di Jakarta, Plt Gubri Himbau Warga Riau jangan Cemas

Ilustrasi

Pekanbaru, Oketimes.com - Kejadian ledakan bom di Sarinah di jalan Thamrin, Jakarta menggegerkan semua pihak termasuk seluruh daerah di Indonesia yang merasa Negera ini sudah diteror Bom oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Atas kejadian ini, Plt Gubernur Riau meminta masyarakat untuk tidak panik karena khusus di Riau masih dalam kondisi kondusif.

Imbauan ini disampaikan langsung oleh Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman melalui Kepala Kesatuan bangsa dan politik (Kesbangpol) Riau, Ardi Basuki kepada wartawan. Dikatakannya, hingga saat ini bom sarina, Jakarta tidak ada merembet ke daerah termasuk di Riau.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Dir Intelkan Polda Riau, mereka menyatakan ledakan bom hanya terjadi di seputaran Jakarta saja. Tidak ada merembet ke daerah manapun termasuk Riau," katanya saat ditemui di kantornya, Kamis (14/1/16).

Disinggung mengenai adakah hubungannya ledakan bom tersebut dengan hilangnya bahan peledak di PT Riau Bara Harum (RBH) di Kabupaten Inhu beberapa waktu lalu?. Diakui Andi tidak ada hubungannya, sebab kejadian hilangnya bahan peledak itu sudah tanggal 9 Januari 2016 lalu.

"Tidak ada hubungannya, itu sudah lama. Tadi saya juga telah komunikasi dengan Direktur Intelkam Polda Riau," jelasnya.

Selain itu, Andi meminta masyarakat untuk tidak panik tetapi selalu waspada dengan kejadian ledakan bom tersebut. "Tapi hingga saat ini Riau masih aman," tukasnya.

Seperti diketahui, dua ledakan keras yang terdengar sampai radius 1,5 km terjadi di sekitar perempatan Sarinah sekitar pukul 10.40 WIB dan pukul 10.55 WIB.

Terpantau dari Wisma ANTARA di Jalan Medan Merdeka Selatan, asap sempat membumbung tinggi dan ledakan terdengar sangat keras dan getarannya terasa cukup keras.

Selang setelah ledakan pertama, orang-orang berlarian menjauh dari radius sekitar 500 meter ledakan. Hingga saat ini, Jalan Thamrin tampak lengang dan beberapa orang di hotel Sari Pan Pacific tampak berlarian keluar.

Ledakan kedua terdengar sekitar pukul 10.53 WIB. (dea)


Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait