Penumpang Guyon Bawa Bom, Pesawat Lion Rute Pekanbaru-Medan Gagal Terbang
Ilustrasi
Pekanbaru, Oketimes.com - Maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT -141 rute Pekanbaru-Medan, Jumat (8/1/2016) siang, gagal terbang akibat ulah seorang penumpang yang bercanda dengan mengaku membawa tas berisikan bom.
General Manager Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Jaya Tahoma Sirait dikonfirmasi awak media ini, menjelaskan bahwa pesawat yang seharusnya berangkat pada pukul 15.15 WIB itu harus ditunda, hingga petugas melakukan pemeriksaan ulang penumpang dan bagasi selesai.
"Sesuai SOP yang berlaku, penumpang dan kargo harus diturunkan dan dilakukan pengecekan ulang," sebutnya.
Dikatakannya, tertundanya penerbangan itu disebabkan oleh ulah seorang penumpang yang mengaku membawa bom pada saat pesawat yang parkir di D6 Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru siap untuk take off.
Saat itu, seorang penumpang yang duduk di bangku 18 B, terlihat masih memegang tas. Pramugari yang melihat hal tersebut, lantas menegurnya dengan meminta kepada itu untuk meletakkan tasnya di kabin penyimpanan.
Selanjutnya, saat pramugari berusaha memasukkan tas yang sebelumnya dipegang oleh pria yang belakangan diketahui merupakan anggota TNI berinisial Mayor S itu, tanpa alasan yang jelas sang Mayor tersebut lantas meminta kepada pramugari agar berhati-hati menyimpan tasnya karena bisa meledak.
"Berawal dari ucapan itu pramugari lantas kaget dan kemudian melaporkan ucapan pria itu ke pilot. Oleh pilot lalu memutuskan untuk menunda penerbangan," jelasnya.
Saat ini, Mayor S telah diamankan oleh Detasemen POM TNI Pekanbaru, untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan intensif. Sementara itu, pesawat yang sebelumnya tertunda keberangkatannya, akhirnya diterbangkan kembali pada pukul 17.35 WIB. (dabot)

Komentar Via Facebook :