Seoarang DPO

Pembunuh Sadis Remaja Asal Natal di Kebun Pisang Pekanbaru Diciduk Polisi

Polisi bahkan menembak tersangka pelaku pembunuhan, Dolok Sitinjak (19), karena berusaha kabur saat dilakukan pengembangan penyeilidikan, Sabtu (21/11/15) siang tadi, sekitar pukul 13.00 WIB.

Pekanbaru, Oketimes.com - Kasus pembunuhan terhadap Dedi Sahrul Siregar (19), remaja yang ditemukan tewas di kebun pisang milik warga di Jalan Soebrantas, Gang Purwosari, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan Pekanbaru akhirnya terungkap, Minggu (18/10/15) lalu.

Polisi bahkan menembak tersangka pelaku pembunuhan, Dolok Sitinjak (19), karena berusaha kabur saat dilakukan pengembangan penyeilidikan, Sabtu (21/11/15) siang tadi, sekitar pukul 13.00 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Tampan AKP Herman Pelani mengatakan, tersangka ditangkap ditempat persembunyiannya Jumat (20/11/15) kemarin siang, sekitar pukul 14.00 WIB di wilayah Percut Sei Tuan, Medan, Sumatera Utara.

"Saat digerebek, tersangka tidak melakukan perlawanan. Namun, saat sedang mencari barang bukti dilokasi kejadian, tersangka berusaha kabur. Tindakan tersebut langsung dihentikan petugas. Sebutir peluru bersarang di kaki kanan tersangka," sebut Herman Pelani saat ditemui di RS Bhayangkara Polda Riau.

Warga Simpang Torganda, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu itu, ditangkap setelah polisi melakukan pengejaran sekitar sebulan.

"Dari pengakuannya, sebelum dilakukan penangkapan di rumah Hasibuan, rekannya yang tinggal di Percut Sei Tuan, Medan, tersangka sempat kabur selama dua minggu ke rumahnya di daerah Simpang Torganda, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu," tutur Herman.

Selain tersangka, lanjut Herman, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap rekan pelaku lainnya berinisial S, yang saat ini berstatus daftar pencarian orang (DPO).

Terpisah, Dedi mengakui jika aksi pembunuhan yang dilakukannya bersama S itu, berawal karena mereka tak punya uang untuk makan.

"Karena gak ada uang bang, lalu S mengajak saya untuk membunuh. Katanya korban banyak uang. Saat itu saya yang menikam korban menggunakan pisau, selanjutnya pisau direbut olehnya dan menikamkannya berkali-kali sampai korban tewas," akunya seraya meringis menahan sakit timah manas akibat tembakan petugas.

Diberitakan sebelumnya, warga sekitaran Jalan Soebrantas, Gang Purwosari, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria yang sudah hampir membusuk dan ditutupi dengan daun pisang.

Mayat korban pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak mengambil sayur dikebun pisang miliknya. Oleh warga, langsung melaporkannya ke warga lainnya dan diteruskan ke Polsek Tampan Pekanbaru. (XXX)



Tags :berita
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait