Dalam Hitungan Menit
Uang Milik Koperasi Rp500 Juta Raib Disikat Bandit Pecah Kaca
Ilustrasi
Pekanbaru, Oketimes.com - Aksi pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Uang Rp 500 juta milik sebuah Koperasi yang baru saja diambil dari bank oleh Hadi Darsono (73) digasak bandit pemecah kaca.
Peristiwa itu terjadi, Jumat (20/11) siang kemarin, sekitar pukul 12.30 WIB di Jalan Garuda Sakti KM 1, tepatnya di Pool Bus PO SAN di Kecamatan Tampan Pekanbaru.
Saat itu korban yang dikenal sebagai Ketua Koperasi, usai dari bank bersama keponakannya memarkirkan mobilnya di parkiran PO SAN, tak jauh dari pinggiran Jalan Garuda Sakti. Setelah itu, korban dan ponakannya masuk ke dalam PO SAN untuk keperluan sesuatu hal.
Tak lama meninggalkan mobilnya dengan kondisi pintu terkunci, kawanan maling ini pun beraksi. Diduga dalam waktu beberapa menit saja, kaca mobil telah dipecah dan uang Rp 500 juta yang diletakkan korban dijok mobil yang baru saja diambilnya dari bank sudah tidak berada lagi ditempatnya.
Begitu kembali ke mobil, Hadi Darsono dan keponakannya, kaget saat melihat kaca mobilnya telah dipecah, dan ketika dicek, tas yang berisikan uang Rp 500 juta tersebut sudah raib dibawa kabur pelaku. Korban pun langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Tampan Pekanbaru.
Kuat dugaan korban, sudah diintai oleh pelaku. Buktinya hanya beberapa menit, korban meninggalkan mobilnya. Kawanan pelaku sudah tuntas dalam menjalankan aksinya. Uang ratusan juta pun langsung berpindah tangan.
Dihubungi secara terpisah, Kapolsek Tampan AKP Ari Wibowo SIK, membenarkan adanya kejadian pencurian dengan modus pecah kaca tersebut. "Laporan sudah diterima dan dalam proses lidik pelakunya," sebut Ari saat dikonfirmasikan, Sabtu (21/11/15) siang.
Dikatakan Kapolsek, pihaknya sejauh ini masih mengumpulkan bukti-bukit di lokasi kejadian. "Kasusnya masih dilakukan pendalaman oleh unit Reskrim. Dari keterangan saksi dilapangan, pelaku menggunakan mobil Toyota Avanza warna Silver," katanya.
AKP Ari Wibowo juga menghimbau kepada maayarakat yang akan mengambil atau membawa uang dalam jumlah besar hendaknya meminta bantuan pengawalan oleh petugas kepolisian. "Kalau dikawal oleh anggota polisi setidaknya dapat memberi rasa aman kepada para masyarakat yang akan membawa uang dalam jumlah besar," tandasnya. (XXX)
Komentar Via Facebook :