Home / Parlemen / Alasan Kabel Telepon dan Listrik di Gigit Tikus, Jadi Perdebatan Hebat di Komisi V

Alasan Kabel Telepon dan Listrik di Gigit Tikus, Jadi Perdebatan Hebat di Komisi V

Alasan Kabel Telepon dan Listrik di Gigit Tikus, Jadi Perdebatan Hebat di Komisi V
Len
Komisi V DPRD Riau saat menggelar hearing dengan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, terkait pengajuan anggaran Diskes untuk APBD tahun 2018 di Gedung dewan, Senin (6/11/2017)..

Pekanbaru, Oketimes,com - Jaringan kabel listrik dan telepon di ruang Dinas Kesehatan Riau, dua kali dalam setahun mengalami kerusakan lantaran digigit tikus. Terkait ini, Diskes Riau memerlukan penambahan kuota telepon dan internet sebesar Rp 1,5 miliar lebih setahun. Namun, penambahan kuota ini, dinilai tidak masuk akal oleh anggota Komisi V DPRD Riau.

Hal ini lah yang menjadi perdebatan sengit antara Diskes Riau dan Komisi V saat hearing langsung mendapat bantahan dan pertanyaan bertubi-tubi dari anggota komisi.

Perdebatan di hearing ini, berlangsung di ruang rapat Komisi V dipimpin Aherson, dan dihadiri anggota M Aidil, Husni Thamrin, Masnur, Magdalisni, Eva Yuliana, Senin (6/11/2017).

Kekritisan anggota Komisi V ini dipicu oleh rancangan RKA, atas pengajuan Diskes Riau dan mencantumkan berbagai kegiatan serta memiliki mata anggaran yang tidak tepat baik dari segi tata aturan maupun jumlah anggotanya.

Anggota Komisi V mempertanyakan jumlah pemeliharaan dan penambahan jaringan listrik dan internet di Diskes Riau yang mencapai Rp 1,5 miliar lebih.

Pertanyaan itu, dijawab Kadiskes Riau Mimi Yuliani didampingi seluruh Kabid di jajarannya bahwa anggaran itu karena banyaknya tikus di Diskes sehingga menyebabkan kabel-kabel banyak rusak dan penambahan jaringan internet.

Jawaban Mimi ini membuat gaduh di hearing dan menimbulkan gelak tawa. Untuk itu ketua Komisi V Aherson memutuskan untuk mendrop anggaran RKA Diskes untuk listrik dan internet sebanyak Rp. 400 juta dan menetapkan jadi Rp.1,1 miliar lebih di tahun 2018.

Selain itu, pembahasan rencana RKA Diskes Riau di sektor lain juga mendapat banyak pertanyaan kritis dari anggota Komisi V DPRD Riau, seperti anggaran untuk sekretariat dan kegiatan dinas. (len)

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.