Maura Ernita Silaturahmi ke Disparporabud Inhil, Bertekad Bawa Budaya Daerah ke Panggung Nasional
Maura Ernita bersama Kepala Disparporabud Inhil, H. Qudri Rama Putra.(Foto: Ist)
“Jaga selalu marwah Bumi Melayu Seri Gemilang"
INHIL - Menjelang keikutsertaannya dalam ajang Duta Budaya Indonesia 2026, Maura Ernita melakukan silaturahmi ke Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga, dan Kebudayaan (Disparporabud) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kamis (8/10/2026).
Dalam kunjungan silaturahminya itu, Maura sekaligus menyampaikan tekadnya membawa nama Inhil dan Provinsi Riau melalui kekayaan budaya daerah ke tingkat nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Maura Ernita bertemu dengan Kepala (Disparporabud) Kabupaten Indragiri Hilir, H. Qudri Rama Putra, S.H., M.H. Pertemuan ini menjadi momentum bagi Maura untuk menyampaikan langsung visi dan harapannya dalam mengikuti ajang Duta Budaya Indonesia.
Maura Ernita menjelaskan, keikutsertaan dalam ajang Duta Budaya Indonesia bukan semata-mata untuk mengejar prestasi pribadi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indragiri Hilir kepada generasi muda dari berbagai daerah di Indonesia.
Di usia yang masih muda, Maura mengaku memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan budaya daerah. Ia berharap generasi muda tidak hanya menjadi penikmat budaya, tetapi juga ikut mengenal, menjaga dan melestarikannya.
“Saya generasi muda, Saya ingin menampilkan wawasan saya terkait budaya kita di sini. Saya ingin teman-teman seusia saya mengenal batik Inhil dan semah kampung, atau bahkan ingin budaya ini tetap akan selalu ada,” ungkap Maura.
Kenalkan Warisan Budaya
Salah satu kekayaan budaya Indragiri Hilir yang menjadi perhatian Maura adalah Semah Kampung, sebuah tradisi masyarakat yang masih dikenal dan dilestarikan di sejumlah wilayah Inhil.
Semah Kampung memiliki nilai budaya, sosial dan spiritual yang kuat dalam kehidupan masyarakat. Tradisi ini pada dasarnya merupakan bagian dari kearifan lokal masyarakat dalam memanjatkan doa dan harapan bagi keselamatan serta ketenteraman kampung dan masyarakatnya.
Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun tersebut juga menjadi gambaran bagaimana masyarakat dahulu membangun hubungan sosial, menjaga kebersamaan serta mempertahankan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur.
Bagi Maura, keberadaan tradisi seperti Semah Kampung merupakan bagian dari identitas budaya Indragiri Hilir yang perlu terus dikenalkan kepada generasi muda.
Selain Semah Kampung, Maura juga membawa semangat untuk memperkenalkan batik khas Indragiri Hilir, termasuk motif yang mengangkat kekayaan alam dan identitas daerah.
Ia berharap budaya lokal tidak hanya menjadi bagian dari cerita masa lalu, tetapi dapat terus hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya.
Tekad Maura tersebut mendapat apresiasi dari pihak Disparporabud Inhil. Dinas berharap kesempatan yang diperoleh Maura dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memperkenalkan identitas budaya Riau, khususnya budaya Indragiri Hilir di tingkat nasional.
Pihak Dinas juga berpesan agar Maura tidak hanya melihat ajang Duta Budaya sebagai sebuah kompetisi, tetapi menjadikannya sebagai ruang untuk belajar, memperluas wawasan dan mengambil peran sebagai generasi muda dalam melestarikan budaya.
“Selamat dan sukses untuk Maura Ernita, Duta Budaya utusan Provinsi Riau dari Kabupaten Indragiri Hilir yang akan mengikuti ajang Pemilihan Duta Budaya di Surakarta dan Solo, Semoga diberikan kesuksesan dan kelancaran serta Jagalah selalu marwah Bumi Melayu Seri Gemilang,” pesan Rama kepala Dinas Disparporabud Inhil.
Pesan tersebut kemudian diperkuat dengan harapan agar Maura mampu menjadi generasi muda yang tidak hanya mengenal budaya, tetapi juga ikut menjaga dan memperkenalkannya.
“Satu pesan dari kami, dari Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga, dan Kebudayaan: jadilah pelestari budaya yang baik, Semangat!”
Maura Ernita turut mendapat dukungan penuh dari Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Inhil. Ketua PPWI Inhil, Rosmely yang mendampingi Maura dalam momen silaturahmi itu mengatalam bahwa pihaknya dan media-media PPWI akan totalitas bersinergi untuk mendapatkan informasi, wawasan serta arahan dari pemerintah perihal perjalanan Maura Ernita ini.
Melly, demikian Rosmely, turut membantu menghubungkan komunikasi antara Maura dengan pihak dinas sekaligus mendampingi Maura dalam menyampaikan maksud dan tujuan terkait keikutsertaannya dalam ajang Duta Budaya Indonesia 2026.
Dukungan dan komunikasi tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat langkah Maura dalam membawa nama daerah pada ajang tingkat nasional.
Diketahui, Maura dijadwalkan mengikuti rangkaian kegiatan Duta Budaya Indonesia 2026 di Surakarta dan Solo pada 19–21 Oktober 2026.
Bagi Maura, kesempatan tersebut bukan sekadar tentang tampil dan berkompetisi, Ada misi yang lebih besar untuk membawa nama Indragiri Hilir, Provinsi Riau, serta memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
Kini, Maura tidak hanya membawa nama dirinya sendiri, Ia membawa nama Indragiri Hilir, membawa nama Riau, dan membawa semangat generasi muda untuk mengenalkan, menjaga serta melestarikan warisan budaya daerah di panggung nasional.

Komentar Via Facebook :