Dilepas Wali Kota, Ribuan Warga Ikuti Pawai Takbir Idulfitri 1447 H di Pekanbaru

Wako Agung Nugroho bersama Wawako Markarius Anwar serta Sekdaprov Riau Syahrial Abdi saat kegiatan malam takbiran Idulfitri 1447 H.(Foto: ist)

PEKANBARU - Ribuan warga dari 15 kecamatan se-Kota Pekanbaru tumpah ruah mengikuti Pawai Gema Takbir yang digelar pada malam Idulfitri 1447 H. Kegiatan ini berlangsung  di Jalan Sultan Syarif Kasim, Jumat (20/3/2026).

Suasana malam takbiran terasa begitu semarak. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, ikut ambil bagian dalam pawai yang menjadi tradisi tahunan.

Para peserta terlihat membawa obor yang menyala, menciptakan pemandangan cahaya yang memukau di sepanjang jalan. Selain itu, pawai juga dimeriahkan oleh mobil-mobil hias yang didekorasi dengan miniatur masjid.

Rute pawai mengelilingi kawasan Masjid Raya Annur yang menjadi ikon religius di Provinsi Riau. Sepanjang perjalanan, gema takbir terus berkumandang, menambah suasana haru dan kebersamaan.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho yang hadir bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar menuturkan, malam takbiran merupakan momen penuh kebahagiaan bagi umat Islam. Ia mengungkapkan rasa syukur karena masyarakat masih diberikan kesempatan merasakan keberkahan Ramadan tahun ini

“Malam takbiran ini adalah malam yang penuh kebahagiaan dan juga penuh rasa syukur kita. Setelah satu bulan kita menjalankan puasa di bulan yang penuh berkah pada Ramadan. Alhamdulillah tahun ini kita dapat masih merasakan keberkahan bulan Ramadan. Hari ini adalah puncaknya kemenangan bagi umat Islam,” tuturnya.

Menurutnya, nilai-nilai yang dipelajari selama Ramadan seperti kesabaran, keikhlasan, dan pengendalian diri diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Wako Agung Nugroho, menekankan bahwa makna Idulfitri bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk kembali kepada fitrah dan memperbaiki diri.

“Insya Allah dengan kita selama bulan suci Ramadan banyak belajar sabar, ikhlas dan juga banyak menahan diri semoga pahala kita diterima oleh Allah SWT. Sehingga, masyarakat Pekanbaru semakin sejahtera dan semakin maju. Tentu makna dari Idulfitri adalah kembali kepada yang fitri, hati yang sangat bersih,” ungkapnya.

Pawai takbir kali ini diikuti oleh seluruh perwakilan kecamatan serta organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru. Agung Nugroho menambahkan, pelaksanaan gema takbir ini merupakan simbol persatuan masyarakat.

“Ada puluhan mobil yang telah didekorasi menarik serta pawai api obor yang mengelilingi Masjid Raya Annur Provinsi Riau. Pawai takbir ini bukan hanya tentang suara, tapi juga simbol persatuan. Mari kita jaga kekompakan Kota Pekanbaru," tukasnya.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia turut menyampaikan rasa syukur dan mengapresiasi terselenggaranya pawai takbir keliling.

“Alhamdulillah, di malam yang penuh berkah dan malam penuh kemenangan ini, kita bersama-sama hadir dalam keadaan sehat menggaungkan gema takbir bersama. Ini merupakan sebagai manifestasi kita telah menjalankan fase kemenangan Ramadan,” ujarnya.

Dijelaskan, bahwa kegiatan gema takbir bukan hanya sekadar tradisi tahunan. Tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga.

“Tentunya gema takbir ini yang paling penting adalah silaturahim, ikhlas kita, dan kebersamaan kita membangun Kota Pekanbaru yang merupakan etalase bagi Provinsi Riau,” ungkapnya.


Komentar Via Facebook :

Berita Terkait