Desa Pasir Mas Kini Miliki Tiang Listrik Permanen, Buah Perjuangan PPWI dan Warga
Proses pemasangan tiang listrik permanen oleh pihak PLN, buah hasil perjuangan PPWI Inhil bersama warga.(Foto: Ist)
INHIL - Perjuangan panjang Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Indragiri Hilir (Inhil) bersama masyarakat akhirnya membuahkan hasil. Desa Pasir Mas kini resmi memiliki tiang listrik permanen, mengakhiri ketergantungan bertahun-tahun terhadap tiang kayu yang selama ini digunakan sebagai penyangga jaringan listrik.
Pemasangan tiang listrik permanen tersebut disambut antusias oleh warga setempat. Selama ini, masyarakat Desa Pasir Mas hidup dalam kondisi infrastruktur kelistrikan yang rawan, tidak aman, dan jauh dari standar kelayakan akibat penggunaan tiang kayu yang mudah lapuk serta membahayakan keselamatan.
Ketua PPWI DPC Indragiri Hilir, Rosmely, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil perjuangan kolektif melalui penyampaian aspirasi, pengawalan isu, serta dorongan konsisten di ruang publik agar mendapat perhatian serius dari pihak terkait.
“Ini bukan perjuangan sehari dua hari. Bertahun-tahun masyarakat Desa Pasir Mas hidup dengan tiang listrik dari kayu. Alhamdulillah, hari ini perjuangan bersama membuahkan hasil. Ini kemenangan rakyat,” ujar Rosmely.
Warga mengakui kondisi sebelumnya sangat memprihatinkan. Selain rawan roboh saat hujan dan angin kencang, tiang kayu juga kerap menimbulkan kecemasan karena berisiko memicu korsleting maupun kecelakaan listrik.
“Kami sangat bersyukur. Dulu setiap hujan dan angin kencang kami waswas. Sekarang sudah lebih aman dan layak. Terima kasih atas perjuangan PPWI Inhil dan Pihak PLN,” ungkap sumantri warga Pasir Mas. Senin, (9/2/026).
Keberhasilan ini dinilai sebagai bukti bahwa suara masyarakat yang diperjuangkan secara konsisten mampu menghadirkan perubahan nyata. PPWI berharap capaian tersebut tidak berhenti di Desa Pasir Mas, namun menjadi contoh bagi desa-desa lain yang masih mengalami persoalan serupa.
Selain meningkatkan keselamatan, keberadaan tiang listrik permanen juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat, menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, serta pelayanan sosial di desa tersebut.
PPWI menegaskan komitmennya untuk terus berada di garis depan dalam mengawal hak-hak masyarakat, menjadi wadah pengaduan warga, serta memastikan setiap laporan yang masuk ke kantor PPWI akan ditindaklanjuti hingga tuntas.
Sementara itu, PLN ULP Tembilahan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Manager PLN menyampaikan bahwa PLN akan terus berkolaborasi dengan berbagai stakeholder di Indragiri Hilir, baik pemerintah daerah maupun pihak lainnya termasuk PPWI, guna pemerataan jaringan listrik dan peningkatan keandalan pasokan listrik.
“Upaya ini tidak bisa dilakukan sekaligus, namun dilakukan secara bertahap mengingat luasnya wilayah kerja Indragiri Hilir serta kondisi geografis yang cukup sulit,” jelasnya.
PLN juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keandalan listrik, seperti merelakan pohon yang mendekati jaringan kabel untuk ditebang, serta melaporkan potensi gangguan melalui aplikasi PLN Mobile.(Me)

Komentar Via Facebook :