Bunda Literasi Inhil dukung Program Balai Bahasa Provinsi Riau

Bunda Literasi Kabupaten Inhil, Hj. Katerina Susanti Herman saat menyambut kedatangan Balai Bahasa Provinsi Riau.(Foto: Diskominfotik)

INHIL - Bunda Literasi Kab.Inhil Hj.Katerina Susanti Herman menerima kunjungan Balai Bahasa Provinsi Riau Kementerian pendidikan dasar dan Menengah yang dipimpin langsung oleh Kepala Balai Dr. Umi Kulsum, S.S., M. Hum di kediaman Bupati Inhil Jln.Kesehatan Tembilahan, Kamis (5/2/2-026).

Untuk diketahui Tujuan kunjungan ini adalah guna melakukan Koordinasi Revitalisasi Bahasa Daerah, disamping beberapa hal yaitu tentang Litarsi, Revitalisasi bahasa daerah, Kedaulatan bahasa indonesia dan juga membuat bahasa indonesia menjadi bahasa internasional.

Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) adalah program prioritas Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menegah.

Sungguh berita yang baik bahwa Balai Bahasa Provinsi Riau melakukan kegiatan RBD di 4 kabupaten/kota, yaitu Kota Pekanbaru, Kabupaten Inhil, Kuansing, dan Pelalawan. Kegiatan ini sudah dilakukan di 8 daerah lain dia Riau. Untuk itu, tahun 2025, 12 kabupaten kota akan menjadi peserta FTBI tingkat Provinsi Riau.

Kegiatan RBD bertujuan untuk melestarikan bahasa Melayu Riau dengan kegiatan bersastra, yaitu mendongeng, pidato, menulis puisi, cerpen, tembang tradisi, komedi tunggal, dan menulis tulisan Arab Melayu.

Tim RBD dari Balai Bahasa Provinsi Riau berharap dukungan dari pemerintah daerah untuk ikut mendukung menyukseskan kegiatan RBD di Kabupaten Inhil sehingga akan muncul tunas-tunas muda yang cinta dan bangga terhadap bahasa ibu mereka, yaitu bahasa Melayu Riau.

Serta dalam kesempatan itu, Umi kalsum juga memaparkan kegiatan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Inhil tahun 2026, yaitu bimtek penulisan cerita anak dwibahasa, dan kegiatan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI).

Sementara itu Bunda Katerina menyambut baik kunjungan ini serta menyampaikan tentang komitmen kabupaten Indragiri Hilir untuk berperan aktif serta ikut berpartisifasi dalam program Kemedikdasmen termasuk program Balai Bahasa.

Bunda menjelaskan ” Inhil itu Negeri yang unik miniaturnya Indonesia, beberapa potensi kearifan lokal sudah menjadi program pemerintah daerah serta dijadikan tema dalam beberapa program literasi termasuk dalam menulis dalam dua bahasa (daerah dan Bahasa Indonesia).ucapnya.

Hadir juga OPD terkait yang menyatakan komitmennya dalam mengikutsertakan keterlibatan murid, guru dan sekolah dalam program yang akan dilaksanakan.


Komentar Via Facebook :