BPBD Riau Dorong Kabupaten dan Kota Segera Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla
Ilustrasi.(Foto: Ist)
PEKANBARU - Kendati sudah terjadi Karhutla di 6 daerah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau hingga saat ini belum menetapkan status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Pasalnya, setidaknya minimal 3 daerah kabupaten dan kota terlebih dahulu telah menetapkan status tersebut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau M Edy Afrizal, mengatakan, Karhutla hingga saat ini masih bisa ditangani oleh Kabupaten Kota. Namun, pihaknya tetap menghimbau kepada daerah yang sudah terjadi Karhutla agar menetapkan status Siaga Karhutla, jika terjadi kebakaran yang berpotensi meluas.
“Kita sudah mendorong Kabupaten Kota yang berpotensi bencana Karhutla, agar segera mempertimbangkan membuat status siaga. Kita kan masih berstatus bencana hidrometeorologi hingga akhir bulan ini,” ujar Edy Afrizal, Kamis lalu.
Pihaknya tetap berkoordinasi dengan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG), untuk prediksi-prediksi musim panas di wilayah Riau. Termasuk prediksi cuaca hujan dan potensi kapan mulai masuknya musim panas. Cuaca di Riau mulai awal Januari berubah-ubah, setelah panas terjadi hujan.
“Beberapa hari ini kan ada panas, dan sekarang masih hujan ni. Kita kan di Riau ini ada dua kali musim panas, sekarang ini warming up dulu nanti hujan di pertengahan tahun dan juga panas,” jelasnya.
Sementara, untuk status siaga bencana hidrometeorologi, Edy Afrizal menyampaikan status ini akan berkahir hingga 31 Januari, dan secara otomatis akan berakhir. “Secara otomatis akan berkahir, sekarang ini kita menunggu kalau ada daerah yang menetapkan status siaga Karhutla, karena Karhutla sudah terjadi di 6 daerah,” ungkapnya.
Sebelumnya Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan, terkait potensi Karhutla yang mungkin terjadi saat ini. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Forkopimda Riau untuk bersama-sama melakukan upaya pencegahan. Plt Gubri juga mengimbau untuk dapat menjaga lingkungan bersama-sama. Caranya yakni dengan tidak membuka lahan dengan cara membakar.
“Untuk antisipasi Karhutla kami sudah membahas bersama dengan Forkopimda Riau. Upaya-upaya pencegahan Karhutla juga langsung dilakukan bersama. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga. Jangan membuka lahan dengan cara membakar,” ujar SF Hariyanto.

Komentar Via Facebook :