Home / Politik / Kenalkan Logo, Maskot dan Jingel, KPU Siak Launching Pilbup-Wabup Pilkada Serentak 2020

Kenalkan Logo, Maskot dan Jingel, KPU Siak Launching Pilbup-Wabup Pilkada Serentak 2020

Kenalkan Logo, Maskot dan Jingel, KPU Siak Launching Pilbup-Wabup Pilkada Serentak 2020
Humas Pemkab Siak For oketimes.com
Launching Pilkada serentak siak tahun 2020, ditandai dengan Pemetingan Gambus dan Pemukulan Marwas yang dilakukan Bupati Siak Drs H Alfedri didampingi Ketua KPUD Siak Ahmad Rizal, Ketua KPU Riau Ilham M Yasir pada Minggu 24 November 2019 dini hari bertempat di Pentas Siak Bermadah.

Siak, Oketimes.com - Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Siak, melaunching pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Siak sekaligus penentuan logo, maskot dan Jingel Pilkada serentak tahun 2020 di Kabupaten Siak.

Launching Pilkada serentak siak tahun 2020 itu, ditandai dengan Pemetingan Gambus dan Pemukulan Marwas yang dilakukan Bupati Siak Drs H Alfedri didampingi Ketua KPUD Siak Ahmad Rizal, Ketua KPU Riau Ilham M Yasir pada Minggu 24 November 2019 dini hari bertempat di Pentas Siak Bermadah.

Pilkada Siak dilakukan bersamaan dengan 270 daerah otonom. Diamana ada 224 Kabupaten 37 Kota yang akan melaksanakan Pilkada serentak tahun 2020. Sementara di Riau, ada 9 kabupaten kota yang melakukan Pilkada serentak salah satunya Siak.

Ketua KPUD Siak Ahmad Rizal mengatakan, tahapan pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Siak tahun 2020 sudah berjalan. Tahap awalnya dengan di tandatangani NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah).

"KPU Siak bersama Pemkab Siak sepakat menetapkan bahwa anggaran pemilihan Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Siak tahun 2020 sebesar Rp 26 milyar lebih," ungkapnya.

Kemudian sosialisasi salah satunya dengan melakukan kegiatan Launching pelaksanaan pemilihan Bupati dan wakil Bupati Siak tahun 2020 sekaligus penentuan Logo, Maskot dan Jingel Pilkada Siak tahun 2020.

"Kegiatan ini kami buat tujuannya agar masyarakat kabupaten Siak mengetahui pemilihan pemilihan Bupati dan Wakil bupati Siak, akan dilaksanakan pada tanggal 23 September 2020 mendatang," sebutnya.

Tahapan sosialisasi merupakan tahapan penting dalam menentukan partisipasi masyarakat. Masyarakat tidak hanya berpartisipasi mengunakan hak pilih,  namun juga turut terlibat dalam menyukseskan pemilihan bupati dan wakil bupati Siak.

"Menyukseskan bisa menjadi penyelenggara pemilu, tim sukses, bahkan juga bisa menjadi relawan dalam mengajak keluarga, sanak saudara dan tetangga agar tidak golput," terangnya.

Senada juga di sampaikan Bupati Siak Alfedri dengan Launching Pilbup tahun 2019. Ini bagian mensosialiskan kepada masyarakat kabupaten Siak. Khususnya para pemilih yang memiliki hak untuk memilih di tahun 2020.

"Menurut data pada Pilgub, pilpres dan pIleg 2019 lalu, jumlah pemilih di kabupaten Siak lebih kurang berjumlah     273.135 pemilih, ini belum termasuk daftar pemilih fomula," ungkapnya.

Ia, mengharapkan partisipasi politik di pilbup Siak kedepan semakain baik. Dirinya juga mengimbau kepada partai politik memberikan edukasi kepada masyarakat dalam berpartisipasi menggunakan hak pilihnya.

"Saya berharap seluruh elemen mengajak seluruh masyarakat sadar dalam menggunakan hak pilihnya pada tanggal 23 September 2020 mendatang. Untuk memilih pimpinan daerah untuk lima tahun kedepan, masyarakat sebagai ujung tombak untuk kemajuan Kabupaten Siak yang akan datang," terangnya.

Usai acara Launching pelaksanaan pemilihan Bupati dan wakil Bupati Siak tahun 2020 dilakukan, Panitia mengumumkan pemenang saimbara pembuatan maskot, logo dan jingel Pilkada Siak.

Untuk logo di menangkan oleh Zikri maulana muhamat, sedangkan pemenang maskot atas nama Hengki Satria, sementara untuk Jingel di menangkan oleh Reza Kinanda Sakti asal Jogja.

Acara itu dihadiri Ketua KPU Kabupaten Kota se Riau, Komisioner Bawaslu Siak, Panwaslu Siak, ketua LAMR Siak, Pimpinan OPD, pimpinan Partai Politik, tokoh agama, masyarakat dan ratusan masyarakat Siak.***


Reporter    : Sulaiman
Editor         : Cardova

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.