Home / Hukrim / Tegakkan Hukum Secara Profesional, Polda Riau Gelar Rakor CJS

Tegakkan Hukum Secara Profesional, Polda Riau Gelar Rakor CJS

Tegakkan Hukum Secara Profesional, Polda Riau Gelar Rakor CJS
Humas Polda Riau For oketimes.com
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi saat menyampaikan keterangan kepada awak media, usai membuka rapat Koordinasi (Rakor) Criminal Justice Sistem (CJS) atau Sistem Peradilan Pidana (SPP) yang terintegrasi secara modern Selasa (22/20/2019) di Pekanbaru.

Pekanbaru, Oketimes.com - Upaya penegakan hukum secara profesional dalam penanganan kasus kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Kepolisian Daerah Riau menggelar rapat Koordinasi (Rakor) Criminal Justice Sistem (CJS) atau Sistem Peradilan Pidana (SPP) yang terintegrasi secara modern.

Kegiatan tersebut dibuka langsung Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, yang berlangsung di salah satu hotel di Pekanbaru, Selasa (22/10/2019).

Rapat tersebut merupakan inisiasi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau itu, juga dihadiri Kepala Pengadilan Tinggi Pekanbaru H Cicuk S, Wakil Ketua Kejaksaan Tinggi Mia Amiati, Kepala Balai BPPHLHK Wilayah Sumatera serta pimpinan pemangku kepentingan lainnya.

Sementara narasumber yang hadir yakni Prof. DR. Alvi syahrin, SH, MS (ahli hukum lingkungan) dan Prof. DR. Tan Kamello .MS (ahli hukum perdata bidang korporasi) dari Universitas Sumatera Utara (USU).

Kapolda Riau Irjen Pol Agung SIE mengatakan sebenarnya rakor seperti tersebut sering digelar ketika masih bertugas di Mabes Polri.

"Tapi yang harus kita lihat adalah semangatnya, ingin mengadakan proses hukum yang profesional. Semuanya akan berpedoman kepada mekanisme dan aturan yang berlaku," ujar Irjen Agung.

Kapolda juga menyebutkan fenomena Karhutla terjadi dari waktu ke waktu. Dampak yang ditimbulkan sangat merugikan bagi sendi-sendi kehidupan masyarakat di berbagai sisi kehidupan. Baik secara ekonomi, sosial, kesehatan dan berbagai aspek kehidupan lainnya.

Selaras dengan itu, pihaknya mengambil langkah langkah dengan membuat program penanganan Karhutla yang dimulai dari tahap pencegahan, pemadaman dan penegakan hukum yang lebih terkoordinasi, terprogram dan terstruktur.

Sementara itu, Direktur Ditreskrimsus Polda Riau AKBP Andri Sudarmadi mengungkapkan bahwa kegiatan Rakor CJS ini bertujuan menyatukan persepsi dalam proses penanganan Tindak Pidana Karhutla. "Sehinggaberjalan secara profesional dan proporsional," pungkasnya.***


Reporter    : Richarde
Editor         : Cardova

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca berhak melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Redaksi akan menilai laporan dan berhak memberi peringatan dan menutup akses terhadap pemberi komentar.